avatar
· Views 346
Sentimen Kebijakan Moneter AS Dorong Reli Emas dan Logam Mulia Penguatan harga emas dan logam mulia terus berlanjut seiring meningkatnya sentimen kebijakan moneter Amerika Serikat. Selain faktor geopolitik, pasar merespons laporan CNBC yang menyebutkan Donald Trump berpeluang menunjuk Ketua The Federal Reserve baru pada awal 2026, menggantikan Jerome Powell yang dijadwalkan pensiun pada pertengahan tahun tersebut. Pelaku pasar menilai, kepemimpinan The Fed berikutnya berpotensi lebih sejalan dengan dorongan penurunan suku bunga lanjutan. Ekspektasi tersebut mendorong minat investor terhadap aset lindung nilai. Sepanjang tahun ini, harga emas tercatat naik lebih dari 69 persen, menjadi kenaikan tahunan terbesar sejak 1979, didukung pembelian agresif bank sentral global, aliran dana safe haven, serta tren suku bunga rendah. Kinerja positif juga terjadi pada logam mulia lainnya. Harga perak melonjak lebih dari 136 persen sepanjang 2025, dipicu defisit pasokan dan peningkatan permintaan, terutama dari India. Di sisi lain, pelemahan indeks dolar AS turut membuat harga logam mulia lebih terjangkau bagi pembeli global, menopang kenaikan harga platinum dan palladium. #trading# #FlashNews# #GOLDTODAY# #traderoftheweek# #tradingskill#

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest