
Pergerakan pasar global dipengaruhi oleh keputusan Federal Reserve yang menahan suku bunga dan memberi sinyal kebijakan masih akan berhati-hati. Sikap ini membuat dolar AS cenderung melemah dan mendorong aliran dana ke aset lindung nilai seperti emas. Di sisi lain, harga minyak tetap tinggi karena risiko geopolitik, sementara pasar mata uang menunjukkan peluang menarik pada pasangan berbasis komoditas.
Kondisi global yang penuh ketidakpastian membuat investor lebih selektif, tetapi juga membuka peluang di beberapa instrumen yang memiliki dukungan fundamental kuat. Emas menjadi primadona karena perannya sebagai pelindung nilai, sementara minyak dan dolar Australia mendapat dorongan dari faktor pasokan dan permintaan komoditas.
Emas XAUUSD Berpeluang Lanjut Naik Menuju 5.700
Harga emas masih bergerak dalam tren naik yang kuat dan bertahan di atas level psikologis 5.000 dolar per troy ounce. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan safe haven akibat ketegangan geopolitik serta kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global. Selain itu, pelemahan dolar AS turut memperkuat daya tarik emas di mata investor internasional.
Selama ketidakpastian global belum mereda dan dolar tetap tertekan, peluang kenaikan harga emas masih terbuka lebar. Target berikutnya yang menjadi perhatian pasar berada di sekitar 5.700 dolar per ounce.
Rekomendasi trading untuk emas adalah entry buy di area 5.020 dengan stop loss di 5.000 dan target take profit di 5.830.
Hang Seng Berpotensi Pulih ke Area 27.800
Indeks Hang Seng saat ini bergerak di kisaran 27.200 hingga 27.300 dan masih berada dalam tren naik jangka menengah. Dukungan kebijakan dari pemerintah China terhadap sektor teknologi dan ekonomi domestik membantu menjaga sentimen positif di pasar saham Hong Kong.
Walaupun risiko global masih membayangi, membaiknya minat investor terhadap saham Asia dapat mendorong indeks ini kembali mendekati area 27.800. Level tersebut menjadi target penting dalam waktu dekat jika sentimen pasar tetap kondusif.
Strategi yang direkomendasikan adalah entry buy di area 27.300 dengan stop loss di 27.000 dan target take profit di 27.750.
Harga Minyak USOIL Didukung Risiko Pasokan
Harga minyak mentah AS bergerak stabil di kisaran 62 hingga 63 dolar per barel. Ketegangan geopolitik di wilayah penghasil minyak utama menciptakan premi risiko yang menopang harga. Selain itu, harapan pemulihan permintaan global juga membantu menjaga harga tetap kuat.
Selama risiko pasokan belum mereda dan permintaan energi global tidak melemah tajam, harga minyak berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area 65 dolar per barel.
Rekomendasi trading untuk USOIL adalah entry buy di area 63.20 dengan stop loss di 62.50 dan target take profit di 65.50.
AUDJPY Menguat Seiring Kenaikan Harga Komoditas
Pasangan AUDJPY menunjukkan tren naik yang stabil karena dukungan dari penguatan harga komoditas, terutama tembaga, yang menjadi indikator penting bagi ekonomi Australia. Ketika harga komoditas naik, dolar Australia biasanya ikut menguat.
Di sisi lain, yen Jepang cenderung lemah karena kebijakan moneter yang masih longgar. Kombinasi ini membuka peluang bagi AUDJPY untuk melanjutkan kenaikan menuju area 109.000 jika sentimen pasar global tetap positif.
Rekomendasi trading untuk AUDJPY adalah entry buy di area 107.500 dengan stop loss di 106.800 dan target take profit di 109.200.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now