Harga Minyak mendekati titik terendah tujuh minggu di sekitar $75,00 karena prospek ekonomi global tampak suram.
Ekonomi Jerman secara mengejutkan berkontraksi sebesar 0,1% pada kuartal kedua tahun ini.
Investor menunggu pertemuan kebijakan Fed dan PMI Manufaktur Caixin untuk bulan Juli.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), berjangka di NYMEX, diperdagangkan mendekati level terendah tujuh minggu di dekat $75,00 pada sesi Eropa hari Selasa. Harga minyak terus berada dalam lintasan bearish di tengah meningkatnya kekhawatiran atas prospek permintaan global.
Investor tetap khawatir terhadap prospek ekonomi China karena permintaan yang lemah di pasar domestik dan luar negeri. Kesulitan ekonomi China dipicu oleh pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Q2 yang lebih lambat dari perkiraan dan keputusan pemotongan suku bunga yang tidak terduga oleh Bank Rakyat China (PBoC). Selain itu, tidak adanya dosis penguat dalam Sidang Pleno Ketiga China memperdalam ketidakpastian atas pemulihan ekonominya. China adalah importir minyak terbesar di dunia dan kerentanan ekonominya tidak menguntungkan bagi harga minyak.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.
Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.