© 2026 Followme
Liked
Liked
在非农就业数据公布时交易欧元
本周,随着美国、以色列和伊朗之间的冲突在地区范围内扩散,全球金融市场受到明显冲击。受地缘政治风险上升影响,市场波动性显著增加。不过,随着本周行情推进,我们仍然看到市场对基本面数据作出了明显反应。 尽管没有受到太多关注,但本周美国经济数据整体表现强于预期。虽然这并不是本周美元走强的主要驱动因素,但如果地缘政治紧张局势有所缓和,那么基本面因素可能会重新主导市场,美元可能会进一步走强。 本周公布的多项数据中,包括PMI以及ADP非农就业数据都表现强劲。不过毫无疑问,如果接下来公布的非农就业数据(NFP)强于预期,随着市场对美联储降息预期进一步下降,美元可能会再度上行。 目前市场预计: 非农就业人数(
ICMarkets
Liked
Trump Melunak Soal Greenland, Rupiah Ikut Diuntungkan
Rupiah berpotensi lanjut menguat seiring meredanya ketegangan geopolitik setelah AS membatalkan ancaman tarif terhadap Eropa terkait isu Greenland, memicu sentimen risk-on di pasar.Indeks dolar AS masih tertekan, meski data ekonomi AS cukup solid. Sikap BI yang cenderung less dovish turut menopang p
Liked
Indian shares slip on profit taking in financials, IT ahead of Fed decision
Dec 10, 2025, 14:31 GMT+7 Reuters - India's Nifty 50and Sensexslip about 0.2% each, reversing earlier 0.2% gains as profit-taking continues ahead of the U.S. Federal Reserve's rate decision ** Both benchmarks are now down about 1.5% in three sessions before the anticipated Fed rate cut ** The Fed is
Liked
Jangan Ketinggalan! Daftar Program Magang Dapat Gaji Cuma Sampai Besok
Ilustrasi/Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak Jakarta Program magang nasional batch 2 sudah dibuka pendaftarannya bagi calon lulusan baru yang mau mendaftar. Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 6 November 2025, dan akan ditutup besok, Jumat, 24 November 2025. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Liked
Liked
Liked
Liked
Parah! 4 Ribu PNS Bangkrut karena Tercekik Utang
Ilustrasi Bangkrut/Foto: Melinda Gimpel/Unsplash Jakarta Utang rumah tangga masyarakat Malaysia mengalami peningkatan serius, khususnya dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Bahkan tak sedikit PNS Negeri Jiran itu yang bangkrut karena utang yang kian menumpuk, namun tanpa sanggup membayarnya. De
Liked
Terbukti Recession-Proof, Nilai Produksi Industri Kemasan Nasional Diprediksi Mencapai Rp105 Triliun pada Akhir 2025
Pasardana.id - Meski ketidakpastian dunia masih membayang, kondisi perekonomian global untuk tahun 2025 diproyeksikan mengalami pertumbuhan mencapai 3%, yang dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas ekonomi secara front loading serta penurunan tarif impor efektif oleh Amerika Serikat. Kondisi tersebu
