
STOP RUGI DI SAHAM FOREX! Rahasia 3% Trader Sukses: Bukan Teknik Dewa, Tapi Ini Kuncinya...
Peringatan Keras: Jika Anda sudah mencoba semua indikator, membeli semua kelas, dan akun di saham forex masih saja floating loss atau MC (Margin Call), artikel ini WAJIB Anda baca. Jutaan trader Indonesia terjebak dalam mitos "teknik rahasia" padahal kunci kesuksesan 97% terletak pada tiga hal seder
Forex atau Saham? Mana yang Cocok untuk Trader Pemula di Indonesia
Pengantar: Dua Pilihan, Satu Tujuan Finansial Dunia trading memang selalu menarik, bukan? Begitu kita memutuskan terjun, kita langsung dihadapkan pada dua raksasa: Forex dan Saham. Keduanya menawarkan janji manis pertumbuhan modal, tetapi mari jujur, mekanismenya berbeda langit dan bumi. Ini bukan h
Followme x Todopedia: Saham atau Forex 2025?
Episode Premiere Saham vs Forex 2025: Mana Lebih Cuan? Followme Indonesia x Todopedia • Premiere 26 Nov 2025 • 7 PM WIB • YouTube Premiere 1 jam 9 menit 24 detik Untuk pemula & trader aktif Episode terbaru Followme Indonesia berkolaborasi dengan Todopedia untuk mengupas tuntas per
Rp200 Triliun Masuk Bank Negara, Likuiditas Dorong Ekonomi 2025
Pemerintah menyalurkan Rp200 triliun ke bank Himbara dan meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp16,2 triliun. Langkah ini bertujuan mendorong likuiditas dan memperkuat sektor riil, membuka peluang bagi trader di pasar saham dan forex. Berikut dampak dan strategi yang bisa dimanfaatkan. Suntikan Likuid
Saham Meroket Ratusan Persen, BEI Hentikan Perdagangan 6 Emiten
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan enam emiten pada Senin (15/9) pagi. Suspensi ini dilakukan karena harga saham mereka tercatat melonjak tajam secara kumulatif dalam periode singkat. Enam emiten tersebut adalah: PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT)PT First Media Tbk.
- IntanScalperLombok :LION ok nih
Saham Sudah Naik 125%, Eks Bos Sinarmas Agresif Akumulasi
Teguh Patriawan, mantan eksekutif Sinarmas Group sekaligus eks Direktur Utama PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), kembali menambah kepemilikan sahamnya di emiten sawit tersebut. Pada Selasa (19/8/2025), Teguh membeli 29,55 juta lembar saham NSSS. Dengan tambahan ini, kepemilikannya kini mencapa
