Note

Hingga 2023, SIG Sukses Reklamasa 238,64 Hektare Lahan Pascatambang di Tuban

· Views 48
Hingga 2023, SIG Sukses Reklamasa 238,64 Hektare Lahan Pascatambang di Tuban
Hingga 2023, SIG Sukses Reklamasa 238,64 Hektare Lahan Pascatambang di Tuban (foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), atau SIG, mengeklaim telah berhasil melakukan reklamasi seluas 238,64 hektare lahan pascatambang di Pabrik Tuban, di sepanjang 2023 lalu.

Upaya reklamasi tersebut, di antaranya dengan menanam sedikitnya 503.466 pohon (revegetasi), demi memulihkan fungsi lahan, sekaligus meningkatkan kemanfaatannya secara berkelanjutan. 

Baca Juga:
Hingga 2023, SIG Sukses Reklamasa 238,64 Hektare Lahan Pascatambang di Tuban Dukung Operasional Pabrik di Tuban, Semen Indonesia Pasang PLTS Atap Kapasitas 6,39 Mwp

"Selain itu, upaya reklamasi dan revegetasi penting untuk melindungi keanekaragaman hayati di area sekitar Pabrik Tuban," ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, dalam rangka memperingati Hari Hutan Internasional 2024 ini.

Menurut Vita, saat ini terdapat lebih dari 10 jenis pohon yang telah ditanam di lahan pascatambang SIG Pabrik Tuban. Beberapa di antaranya, adalah jenis pohon jati, klampis, trembesi, johar, flamboyan, kayu putih, mahoni, sengon buto, jeruk, nyamplung, beringin, hingga sawo kecik.

Baca Juga:
Hingga 2023, SIG Sukses Reklamasa 238,64 Hektare Lahan Pascatambang di Tuban Perkuat Fundamental Guna Lanjutkan Transformasi, Begini Strategi Semen Indonesia (SMGR)

"Pemilihan jenis pohon yang ditanam di lahan pascatambang SIG Pabrik Tuban juga dilakukan berdasarkan kemanfaatannya, seperti pohon trembesi, mahoni, beringin dan jati yang memiliki kemampuan menyerap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang baik," tutur Vita.

Di lahan pascatambang tersebut, SIG Pabrik Tuban juga memiliki arboretum Bukit Daun yang menyimpan koleksi sejumlah tanaman langka, seperti agathis dammara (damar), eusyderoxylon zwageri (ulin), aquilaria malaccensis (gaharu), phoenix dactylifaera (kurma) dan limonia acidissima (kawista).

Baca Juga:
Hingga 2023, SIG Sukses Reklamasa 238,64 Hektare Lahan Pascatambang di Tuban Semen Indonesia (SMGR) Sukses Dukung UMKM Produsen Jamu Go Internasional

Bahkan, kawasan yang menjadi sarana wisata edukasi dan fasilitas riset dan penelitian ini, juga menjadi habitat bagi keragaman avifauna, seperti prenjak padi, terkukur, cucak kutilang, cipoh kacat dan takur ungkut- ungkut.

Lebih dari itu, SIG Pabrik Tuban juga melakukan terobosan inovatif dalam pengelolaan lahan pascatambang dengan membangun kawasan Ecopark Kambangsemi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat.

"Program pemberdayaan yang dilaksanakan, mulai dari perkebunan pisang cavendish, perkebunan dan penyulingan kayu putih, area green house, area peternakan (lele, ayam petelur dan kambing), keramba apung ikan nila, Bale Kriya (workshop paving stone, pot, bata interlock), hingga camping ground," tutur Vita.
 
Vita menjelaskan, Ecopark Kambangsemi merupakan inovasi lingkungan dan sosial yang sejalan dengan semangat keberlanjutan SIG sebagaimana telah diatur dalam SIG Sustainability Roadmap 2030.

Inovasi ini, dikatakan Vita, diharapkan dapat menjaga keselarasan antara proses bisnis Perusahaan dengan kelestarian lingkungan dan pengembangan komunitas, yang menjadi komitmen SIG dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

"Inovasi lingkungan dan sosial yang telah dijalankan telah membawa SIG Pabrik Tuban meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan atau PROPER Emas Tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)," ungkap Vita.

Selain di Pabrik Tuban, SIG juga telah melakukan reklamasi di seluruh kawasan tambang yang dikelola oleh Perusahaan melaui anak usaha dan unit usahanya, meliputi PT Semen Gresik di Rembang, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, PT Semen Baturaja Tbk, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di Narogong, Cilacap, Tuban, dan Lhoknga, PT Pendawa Lestari Perkasa di Pasuruan, serta PT Solusi  Bangun Beton di  Maloko.

"Secara keseluruhan, hingga 2023 SIG telah mereklamasi lahan pascatambang seluas 488,44 hektare," tegas Vita. (TSA)

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

FOLLOWME Trading Community Website: https://www.followme.com

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.