
Pasar global bergerak lebih hati-hati karena perhatian tertuju pada data tenaga kerja Amerika Serikat yang sangat berpengaruh terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed. Ekspektasi bahwa bank sentral masih cenderung berhati-hati membuat dolar AS bergerak relatif lemah. Kondisi ini memberi ruang bagi saham sektor teknologi untuk kembali menarik minat investor.
Di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar komoditas, investor mulai kembali fokus pada perusahaan dengan prospek pertumbuhan jangka menengah yang kuat. Saham berbasis teknologi dengan eksposur pada kecerdasan buatan, cloud computing, dan infrastruktur digital menjadi sorotan utama. Dalam konteks ini, Intel dan Alibaba menunjukkan potensi pergerakan yang menarik.
Intel (INTC) Berpotensi Menuju Area 60 Dolar
Intel sedang menjalani transformasi strategis melalui investasi besar pada teknologi manufaktur chip generasi terbaru. Langkah ini bertujuan memperkuat posisi perusahaan dalam industri semikonduktor global yang semakin kompetitif. Dukungan dari kebijakan pemerintah Amerika Serikat melalui program pengembangan industri chip domestik juga memberikan tambahan kepercayaan bagi investor.
Permintaan global untuk chip AI, data center, dan komputasi modern terus meningkat, membuka peluang pemulihan kinerja Intel dalam jangka menengah. Jika efisiensi produksi membaik dan pangsa pasar meningkat, saham Intel berpotensi bergerak naik menuju area 60 dolar AS.
Rekomendasi trading untuk Intel adalah entry buy di 48 dengan stop loss di 46 dan target take profit di 56.
Alibaba (BABA) Didukung Pertumbuhan Cloud dan AI
Alibaba tetap menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di Asia dengan kekuatan pada sektor e-commerce dan cloud computing. Pertumbuhan bisnis cloud yang stabil serta pengembangan teknologi AI menjadi pendorong utama prospek jangka menengah perusahaan ini.
Walaupun kondisi ekonomi China masih menghadapi tantangan, Alibaba dinilai memiliki fondasi bisnis yang kuat berkat ekosistem digital yang luas dan ekspansi layanan berbasis teknologi. Jika sentimen pasar terhadap saham teknologi Asia membaik, harga saham Alibaba berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area 185 dolar AS.
Strategi yang direkomendasikan adalah entry buy di 159 dengan stop loss di 153 dan target take profit di 180.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now