
Harga Emas (XAU/USD) jatuh ke sekitar $4.680 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Logam mulia ini melanjutkan penurunannya saat para pedagang menutup kerugian dari ekuitas dan menyesuaikan posisi. Data pendahuluan Indeks Sentimen Konsumen Michigan untuk bulan Februari akan dirilis pada hari Jumat.
Chicago Mercantile Exchange Group (CME), pasar derivatif terkemuka di dunia, telah menaikkan persyaratan margin awal untuk kontrak berjangka Emas dan Perak lagi, meningkatkan jumlah jaminan yang harus disetor oleh para pedagang untuk membuka dan mempertahankan posisi. Selain itu, penurunan saham-saham teknologi telah memaksa beberapa pedagang untuk melikuidasi posisi Emas untuk memenuhi persyaratan margin, memberikan tekanan jual pada logam kuning tersebut.
Meredanya ketegangan geopolitik juga melemahkan permintaan safe-haven bullion. Para pejabat Iran dan AS mengonfirmasi bahwa kedua pihak akan mengadakan perundingan di Oman pada hari Jumat. Para pelaku pasar akan memantau dengan cermat perkembangan geopolitik seputar negosiasi.
Di sisi lain, pembaruan kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve (The Fed) dapat menyeret Dolar AS (USD) lebih rendah dan memberikan beberapa dukungan pada harga komoditas yang berdenominasi USD. Presiden AS mengatakan pada hari Kamis bahwa ia akan memilih Kevin Warsh sebagai calon pemimpin bank sentral AS jika Warsh menyatakan keinginannya untuk menaikkan suku bunga.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now