
Pasar keuangan global bergerak dinamis setelah hasil rapat Federal Reserve menunjukkan suku bunga tetap ditahan. Keputusan ini memberi sinyal bahwa bank sentral Amerika Serikat masih menunggu perkembangan data inflasi dan tenaga kerja sebelum mengambil langkah berikutnya. Dolar AS bergerak relatif lemah di tengah ketidakpastian arah kebijakan, sementara investor meningkatkan alokasi ke aset lindung nilai seperti emas.
Di sisi lain, harga minyak bertahan di zona tinggi karena risiko geopolitik yang masih membayangi kawasan penghasil energi utama. Pasar mata uang juga menunjukkan peluang menarik, terutama pada pasangan yang sensitif terhadap pergerakan harga komoditas global.
Emas XAUUSD Berpeluang Menuju Area 5.050
Harga emas tetap berada dalam tren kenaikan kuat karena meningkatnya permintaan safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Investor memandang emas sebagai pelindung nilai ketika pasar saham dan aset berisiko mengalami tekanan. Pelemahan dolar AS turut memperkuat daya tarik emas di pasar internasional.
Selama ketidakpastian global belum mereda dan imbal hasil riil tetap rendah, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 5.050 dolar per troy ounce. Level tersebut menjadi target jangka pendek yang diperhatikan pelaku pasar.
Rekomendasi trading untuk emas adalah entry buy di area 4.624 dengan stop loss di 4.457 dan target take profit di 5.000.
Hang Seng Berpotensi Rebound Menuju 27.800
Indeks Hang Seng bergerak di kisaran 27.200 hingga 27.300 dan masih berada dalam struktur tren naik jangka menengah. Dukungan kebijakan ekonomi dari China, terutama pada sektor teknologi dan konsumsi domestik, membantu menjaga sentimen positif terhadap pasar saham Hong Kong.
Meskipun risiko perang dagang masih ada, minat investor terhadap saham Asia tetap terlihat stabil. Jika sentimen global terhadap aset berisiko membaik, indeks Hang Seng berpeluang kembali menguji area 27.800 dalam waktu dekat.
Strategi yang direkomendasikan adalah entry buy di area 26.400 dengan stop loss di 26.180 dan target take profit di 27.300.
Harga Minyak USOIL Berpeluang Naik ke 65 Dolar
Harga minyak mentah Amerika Serikat bergerak stabil di kisaran 62 hingga 63 dolar per barel. Risiko geopolitik di kawasan penghasil minyak utama menciptakan premi harga yang menjaga minyak tetap kuat. Kekhawatiran terhadap gangguan pasokan membuat pelaku pasar tetap berhati-hati.
Selain itu, harapan pertumbuhan ekonomi di beberapa wilayah utama dan potensi stimulus tambahan dari China memberi dukungan terhadap permintaan energi global. Kombinasi ini membuka peluang bagi harga minyak untuk melanjutkan kenaikan menuju area 65 dolar per barel.
Rekomendasi trading untuk USOIL adalah entry buy di area 61.20 dengan stop loss di 61.20 dan target take profit di 64.00.
AUDJPY Menguat Didukung Kenaikan Harga Komoditas
Pasangan AUDJPY menunjukkan tren naik yang stabil karena penguatan dolar Australia yang didukung kenaikan harga komoditas global seperti tembaga. Ketika harga komoditas meningkat, mata uang Australia cenderung ikut menguat karena perekonomian negara tersebut sangat bergantung pada ekspor bahan mentah.
Di sisi lain, yen Jepang masih berada di bawah tekanan kebijakan moneter yang longgar. Perbedaan kebijakan ini menciptakan peluang bagi AUDJPY untuk melanjutkan kenaikan jika sentimen pasar global tetap positif.
Rekomendasi trading untuk AUDJPY adalah entry buy di area 107.900 dengan stop loss di 107.300 dan target take profit di 109.300.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now