Note

Kabar Gembira untuk Pecinta Kripto

· View 68


Kabar Gembira untuk Pecinta Kripto


Lembaga pengawas bursa keuangan Amerika Serikat (AS) atau Securities and Exchange Commission (SEC) tidak akan mengambil tindakan yang sama dengan China yang mematikan uang kripto di seluruh negeri.


Chairman SEC Gary Gensler mengungkapkan meski telah memiliki banyak masalah dengan perusahaan uang kripto, pihaknya tidak akan mengikuti jejak China yang melanggar aktivitas token digital. Dia mengatakan fokus pemerintah adalah untuk memastikan bahwa industri ini mematuhi aturan perlindungan investor dan konsumen, peraturan anti pencucian uang dan undang-undang pajak.


Gensler mengatakan tengah membuat pernyataan di sidang DPR, setelah seorang anggota parlemen Republik bertanya apakah larangan seperti China ada di rencana AS.


"Pendekatan kami sangat berbeda," kata Gensler dilansir dari Bloomberg.com, Rabu (6/10/2021). Dia menambahkan bahwa larangan apa pun mungkin harus disahkan oleh Kongres.


Pernyataan Gensler mencerminkan pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang mengatakan selama sidang kongres 30 September bahwa dia tidak berniat melarang cryptocurrency.


Sebelumnya, China telah mengeluarkan ultimatum besar-besaran terhadap perdagangan uang kripto bulan lalu. Pemerintah negeri tirai bambu tersebut mengatakan semua transaksi terlarang dan akan bergerak secara agresif untuk membasmi penambangan token. Pengumuman itu menyusul berbulan-bulan meningkatnya peringatan China tentang mata uang virtual.


Pemerintah China menutup ruang bagi uang kripto seperti Bitcoin, Dogecoin hingga Ethereum berkembang di sana. Pemerintahan Xi Jinping melarang semua aktivitas cryptocurrency mulai dari penambangan hingga transaksi. Ini terjadi bahkan saat China tercatat sebagai salah satu pasar terbesar uang kripto di dunia.


Bahkan dari kabar terbaru, bank sentral atau People Bank of China (PBoC) mengatakan seluruh transaksi cryptocurrency ilegal dan melarang token digital. Laporan BBC juga menyebut, PBoC mengingatkan aktivitas dari cryptocurrency sangat berbahaya untuk keselamatan aset masyarakat


Atas kebijakan, dua bursa penukaran cryptocurrency terbesar, Huobi dan Binance, memutuskan hubungan dengan pengguna di China. Huobi menghentikan pendaftaran pengguna baru dari China daratan dan akan mengakhiri kontrak dengan pengguna di China paling lambat akhir tahun ini.


"Huobi Global akan keluar secara tertib dari client China Dataran yang ada dan menjamin keamanan aset yang mereka miliki," ungkap Huobi.


Seorang juru bicara Binance mengatakan perusahaan tidak memiliki operasi pertukara di China dan memblokir IP China. "Binance menjalankan kewajiban kepatuhannya dengan sangat serius dan berkomitmen untuk mengikuti persyaratan regulator lokal di mana pun kami beroperasi," ujar Binance, seperti dikutip dari Laporan Bloomberg.


Sumber: CNBC Indonesia

Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No older comments, be the first to grab the sofa.