Dow Jones +349.44 poin, S&P500 +63.92 poin dan Nasdaq +269.23 poin. Yield obligasi 10 tahun AS naik ke 2.365%. Bursa saham AS ditutup naik didorong kenaikan sektor teknologi dan komunikasi. Presiden Biden seperti perkiraan mengumumkan sanksi baru untuk 400 warga dan perusahaan Rusia dan pada saat yang sama mengumumkan bantuan militer dan kemanusiaan untuk Ukraina senilai $1 miliar.
Gubernur Fed Minneapolis, Neel Kashkari, memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga acuan 25bp sebanyak 7 kali. Namun juga memperingatkan jika Fed menaikkan suku bunga secara berlebih juga berbahaya. Gubernur Fed Chicago, Charles Evans, memperkirakan suku bunga acuan Fed akan berada di kisaran 2.75%-3% di tahun 2023.
Data durable goods order AS dirilis -2.2% vs -0.5% perkiraan.
Data klaim pengangguran mingguan AS dirilis 187K vs 210K perkiraan, terendah sejak tahun 1969.
Data aktifitas manufaktur Jerman dirilis 57.6 vs 55.9 perkiraan.
Data aktifitas manufaktur UK dirilis 55.5 vs 57.0 perkirana.
Bank sentral Swiss mempertahankan tingkat suku bunga acuan tetap di -0.75%. Bursa saham Rusia, MOEX, dibuka kembali untuk perdagangan setelah ditutup hampir sebulan. Dalam perdagangan hari pertama, MOEX naik lebih dari 4%. Rusia menerapkan pembatasan untuk melawan sanksi negara barat dengan melarang investor asing untuk melakukan penjualan saham yang dimiliki.
Crude oil kembali turun ke $111 per barel setelah Biden tidak mengumumkan sanksi baru yang berhubugan dengan minyak mentah. Emas lanjut menguat ke atas 1960 didorong ketidakpastian konflik Rusia-Ukraina dan permintaan sebagai aset lindung nilai dari inflasi yang tinggi saat ini.
USD menguat terhadap mata uang utama lainnya didorong ekspektasi Fed akan agresif menaikkan suku bunga acuan. USDJPY naik ke level tertinggi sejak Desember 2015 di atas 122. AUDUSD naik ke level tertinggi sejak Oktober 2021 didorong kenaikan harga komoditi.
Kurniawanzxz_
Leave Your Message Now