Tanpa Gangguan, Kapal Pesiar Milik Teman Putin Ini Bisa Lintasi Selat Hormuz

avatar
· Views 246
Tanpa Gangguan, Kapal Pesiar Milik Teman Putin Ini Bisa Lintasi Selat Hormuz
Ilustrasi Selat Hormuz / Foto: BBC World
Jakarta

Kapal pesiar supermewah milik miliarder Rusia, Alexey Mordashov, dikabarkan telah melintasi Selat Hormuz tanpa gangguan pada akhir pekan lalu. Kondisi ini menjadi salah satu dari sedikit kapal yang melewati jalur pelayaran yang diblokade di tengah konflik Amerika Serikat-Iran.

Melansir Reuters, Selasa (28/4/2026), Mordashov diperkirakan berhasil melintasi Selat Hormuz dengan superyacht bernama Nord. Kapal ini memiliki panjang sekitar 142 meter, dilengkapi dengan berbagai tingkat dek, dan bernilai lebih dari US$ 500 juta.

Mordashov, yang dikenal dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, secara resmi tidak tercantum sebagai pemilik dari Nord. Namun berdasarkan data pelayaran dan catatan perusahaan Rusia menunjukkan bahwa kapal tersebut terdaftar atas nama perusahaan Rusia yang dimiliki oleh istrinya pada 2022.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun yang menjadi perhatian sekarang ini, berdasarkan data pelacakan pelayaran kapal MarineTraffic, Nord tercatat berangkat dari marina di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat (24/4) sekitar pukul 14.00 GMT, melintasi Selat Hormuz pada Sabtu (25/4) pagi, kemudian tiba di pelabuhan Muscat, Oman, pada Minggu (26/4) pagi.

Baca juga: Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Pasokan Bahan Baku Plastik ke Berbagai Negara

ADVERTISEMENT

Belum jelas bagaimana kapal pesiar super mewah itu bisa mendapatkan izin untuk menggunakan rute pelayaran melewati Selat Hormuz. Tidak jelas juga apakah dia berada di atas Nord saat kapal itu melewati Selat Hormuz.

Namun yang pasti, sejak perang lawan AS dan Israel dimulai pada Februari lalu, Iran dengan sangat ketat membatasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Tercatat hanya beberapa kapal, terutama kapal dagang, yang saat ini bisa melintasi jalur perairan tersebut. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan rata-rata 125 hingga 140 lintasan harian sebelum perang Iran dimulai.

Sebagai langkah balasan, pada April ini Amerika Serikat juga telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan di Iran. Membuat kapal yang bisa melintasi kawasan tersebut semakin sedikit.

(igo/fdl)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest