Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup lebih tinggi pada Kamis (16 April): Dow +0.24%, S&P 500 +0.26%, dan Nasdaq +0.36%. Investor semakin optimis tentang kemungkinan berakhirnya perang Iran, yang mendorong saham dan membawa S&P 500 serta Nasdaq mencapai rekor tertinggi. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun meningkat 0.65% menjadi 4.311%, sementara Indeks Dolar AS naik 0.16% menjadi 98.22.
Pasar komoditas juga ditutup sebagian besar lebih tinggi pada Kamis (16 April): WTI crude naik 3.72% menjadi USD 94.69/bbl, Brent crude meningkat 4.70% menjadi USD 99.39/bbl, batubara naik 0.64% menjadi USD 125.75/ton, CPO naik 0.60% menjadi MYR 4,495/ton, dan emas turun 0.02% menjadi USD 4,790/oz.
Pasar Asia ditutup lebih tinggi pada Kamis (16 April): Hang Seng naik 1.72%, Nikkei melonjak 2.38%, dan Shanghai naik 0.70%. JCI turun 0.03% menjadi 7,621.38, dengan net sell asing sebesar IDR 982 miliar; IDR -1,010.9 miliar di pasar reguler, dan IDR 28.9 miliar di pasar negosiasi. Outflow asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBCA (IDR 368.9 miliar), diikuti oleh BBRI (IDR 302.5 miliar), dan BMRI (IDR 160 miliar). Inflow asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh CUAN (IDR 61.1 miliar), diikuti oleh MEDC (IDR 50.8 miliar), dan EMAS (IDR 50.3 miliar). Top movers yang memimpin adalah SRAJ, TLKM, BFIN, sementara top movers yang tertinggal adalah BRPT, DSSA, BREN.
Adapun diperdagangan Jumat (17/4) pagi ini, baik KOSPI (-0.57%) dan Nikkei (-0.75%) dibuka lebih rendah.
“Hari ini, kami memperkirakan JCI akan bergerak sideways di tengah sentimen yang campur aduk di pasar regional dan global,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (17/4).

Leave Your Message Now