IDXChannel - Harga emas dunia memangkas kerugian dan bangkit dari level terendah empat bulan pada Senin (23/3/2026) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan terhadap infrastruktur Iran.
Meski demikian, harga masih melemah untuk hari kesembilan berturut-turut karena ekspektasi suku bunga lebih tinggi mengurangi daya tarik logam mulia tersebut.
Harga Minyak Ambruk 11 Persen Dipicu Sinyal Perundingan AS-IranEmas spot turun 2,01 persen menjadi USD4.406,04 per troy ons, setelah sebelumnya sempat anjlok lebih dari 8 persen dalam hari yang sama. Pada Jumat, emas mencatat kinerja mingguan terburuk sejak 1983.
Direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, David Meger, mengatakan aksi jual semalam merupakan kelanjutan dari likuidasi posisi panjang yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir, terutama dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga.
Bantah Trump, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan ASMenurut dia, pembalikan tajam terjadi setelah unggahan Trump di Truth Social yang memicu perubahan arah di berbagai pasar, mulai dari logam, energi, hingga pasar saham. Ia menambahkan volatilitas pasar diperkirakan masih berlanjut.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now