IDXChannel - Harga tembaga melemah pada Senin (16/3/2026) seiring kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi, memperkuat dolar Amerika Serikat (AS) dan menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).
Kontrak tembaga paling aktif di Shanghai Futures Exchange turun 1,28 persen ke 99.310 yuan per ton pada pukul 10.30 WIB.
MBMA Siap Buyback Saham Rp1,7 Triliun di Tengah Gejolak PasarSementara itu, kontrak tembaga acuan tiga bulan di London Metal Exchange (LME) melemah 0,32 persen ke USD12.740 per ton.
Futures minyak Brent Brent Crude Futures tetap berada di atas USD100 per barel karena perang AS-Israel terhadap Iran memasuki minggu kedua, menambah kekhawatiran inflasi seiring meningkatnya pengeluaran konsumen AS pada Januari.
Trump Akan Bentuk Koalisi Internasional untuk Kawal Kapal di Selat HormuzThe Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada Rabu, dan pasar semakin memperkirakan peluang pelonggaran suku bunga hingga Juni menjadi jauh lebih rendah.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now