IDXChannel - Harga minyak ditutup melonjak hampir 5 persen pada Rabu (11/3/2026) setelah serangan baru terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz memperburuk kekhawatiran gangguan pasokan.
Para analis menilai usulan Badan Energi Internasional (IEA) untuk melepas cadangan minyak dalam jumlah rekor belum cukup meredakan kekhawatiran tersebut.
Sosok Surono Subekti, Investor Low-Profile yang Koleksi 17 SahamKontrak minyak (futures) Brent naik 4,8 persen menjadi USD91,98 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat meningkat 4,6 persen dan ditutup di USD87,25 per barel.
Mengutip Reuters, perusahaan keamanan maritim dan manajemen risiko pada Rabu melaporkan tiga kapal lagi terkena proyektil di Selat Hormuz.
GOTO Bidik EBITDA Rp3,4 Triliun pada 2026, Meningkat 69 PersenDengan demikian, jumlah kapal yang terdampak di kawasan tersebut mencapai sedikitnya 14 sejak perang Iran dimulai.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now