IDXChannel - Harga minyak ditutup nyaris tidak berubah pada Rabu (4/3/2026), seiring eskalasi serangan AS dan Israel terhadap Iran yang memperluas ketegangan kawasan.
Ketegangan itu juga melumpuhkan pelayaran melalui Selat Hormuz untuk hari kelima berturut-turut, sehingga mengganggu arus vital minyak dan gas dari Timur Tengah.
IHSG Bergejolak, Saatnya Terapkan Jurus Taktis Kelola RisikoMinyak mentah Brent ditutup di USD81,40 per barel, tidak berubah dibanding penutupan Selasa dan menjadi level tertinggi sejak Januari 2025.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 0,1 persen ke USD74,66, menandai penutupan tertinggi sejak Juni untuk hari kedua berturut-turut.
Wall Street Ditutup Menguat Usai Iran Buka Peluang Dialog, Sektor Teknologi Pimpin Rebound“Harga minyak tetap tinggi karena pasar menghadapi prospek perang berkepanjangan dan gangguan pasokan yang masih membayangi,” ujar Analis Pasar Senior di Tradu.com Nikos Tzabouras, dikutip dari Reuters.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now