IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam pada Rabu (4/3/2026) di tengah kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang menekan pasar.
Eskalasi konflik di Timur Tengah serta keputusan Fitch Ratings memangkas outlook Indonesia menjadi negatif membuat pelaku pasar kian berhati-hati, memicu aksi jual di berbagai sektor.
Wall Street Ditutup Menguat Usai Iran Buka Peluang Dialog, Sektor Teknologi Pimpin ReboundMenurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup merosot 4,57 persen ke level 7.577,06, setelah sempat tergelincir hingga 5,71 persen pada intraday. Nilai transaksi mencapai Rp29,64 triliun, dengan volume 50,39 miliar saham.
Sebanyak 767 saham melemah, hanya 61 saham menguat, dan 130 sisanya stagnan.
IHSG Ambles 4,57 Persen ke 7.577Dengan penurunan tersebut, IHSG telah melemah selama tiga hari berturut-turut, dengan akumulasi koreksi secara mingguan mencapai 8,95 persen.
Dalam rilis resmi, Rabu (4/3/2026), revisi outlook ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan serta dinilai tergerusnya konsistensi bauran kebijakan di tengah sentralisasi pengambilan keputusan.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now