- Bank Indonesia akan melanjutkan intervensi "bold dan konsisten" untuk menstabilkan rupiah.
- Intervensi dilakukan melalui pasar NDF offshore-onshore, pasar spot, hingga pembelian SBN di pasar sekunder.
- Rupiah sempat melemah 0,47% ke level Rp16.930 per dolar AS.
Ipotnews - Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah yang memicu gejolak pasar global.
Senior Deputy Governor Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan bank sentral akan terus melakukan intervensi secara "bold" dan konsisten guna memastikan stabilitas rupiah tetap terjaga.
Menurut pernyataan resminya pada Rabu (4/3), Destry menyatakan intervensi dilakukan melalui berbagai instrumen, termasuk transaksi non-deliverable forward (NDF) di pasar offshore dan onshore, intervensi di pasar spot, serta pembelian surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder.
Langkah tersebut diambil seiring tekanan terhadap mata uang domestik. Pada perdagangan Rabu pukul 02.22 GMT, rupiah tercatat melemah hingga 0,47% ke level Rp16.930 per dolar Amerika Serikat.
Bank Indonesia sebelumnya menegaskan akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan moneter, stabilisasi nilai tukar, serta pendalaman pasar keuangan guna meredam dampak eksternal terhadap perekonomian nasional.(Reuters)
Sumber : admin
Reprinted from indopremier_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.
Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.

Leave Your Message Now