IDXChannel – Bursa saham Asia melanjutkan pelemahan pada awal perdagangan Selasa (3/3/2026), seiring investor mencermati dampak serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran terhadap harga energi dan ekonomi global.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1 persen, memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut, dipimpin oleh anjloknya saham Korea Selatan sebesar 2,28 persen. Indeks Nikkei 225 Tokyo merosot 1,34 persen.
Wall Street Ditutup Bervariasi, Perdagangan Volatil Usai Serangan AS ke IranSelain itu, Shanghai Composite tergerus 0,29 persen, Hang Seng Hong Kong minus 0,10 persen, dan ASX 200 Australia berkurang 1,29 persen.
Kontrak berjangka (futures) S&P 500 e-mini juga turun 0,2 persen.
Saham Properti Dinilai Masih Menarik, Selektif di Segmen High-End“Ketidakpastian kebijakan ekonomi sudah tinggi dan kini dengan konflik Iran, risiko geopolitik juga diperkirakan meningkat,” ujar Asia quant strategist di Bernstein, Singapura, Rupal Agarwal, dikutip Reuters.
Dia menambahkan, “Terakhir kali keduanya melonjak bersamaan terjadi pada 2022 saat konflik Rusia-Ukraina, dan itu tidak berdampak baik bagi pasar Asia.”
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now