Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca dagang Indonesia pada Januari 2026 mengalami surplus sebesar US$ 0,95 miliar. Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 69 bulan berturut-turut, terutama sejak Mei 2020.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus pada Januari 2026 ditopang oleh surplus pada komoditi non migas sebesar US$ 3,22 miliar.
"Komoditi penyumbang surplus pada nonmigas yaitu lemak dan minyak hewan nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja," kata Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Wow! Impor RI Meledak 18% di Awal 2026, Tembus US$ 21,2 Miliar |
Pada sisi yang sama neraca komoditas Migas tercatat defisit sebanyak US$ 2,27 miliar dengan komoditi penyumbang defisit terutama minyak mentah, hasil minyak dan gas.
Surplus ini terjadi karena nilai ekspor lebih tinggi dibandingkan impor pada Januari 2026. Teracatat nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 22,16 miliar atau naik 3,39% jika dibandingkan dengan Januari 2025.
Nilai ekspor Migas tercatat US$ 0,89 miliar atau turun 15,62%. Sementara nilai ekspor non migas tercatat naik 4,38% dengan nilai US$ 21,26 miliar.
Sedangkan nilai impor mencapai US$ 21,20 miliar atau meningkat 18,21% jika dibandingkan Januari 2025. Nilai impor migas sebesar US$ 3,17 miliar atau meningkat 27,52% secara tahunan. Selain itu, impor nonmigas senilai US$ 18,04 miliar juga mengalami peningkatan secara tahunan sebesar 16,71%.
Peningkatan nilai impor secara tahunan terutama didorong oleh peningkatan impor non migas dengan andil sebesar 14,40%.
(fdl/fdl)Reprinted from detik_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now