IDXChannel – Saham produsen pegas kendaraan PT Indospring Tbk (INDS) menjadi perhatian pelaku pasar setelah terkoreksi tajam dan menyentuh auto rejection bawah (ARB) 15 persen secara berturut-turut.
Kondisi tersebut menandai pembalikan arah dari tren reli yang sebelumnya sempat mengangkat harga saham sepanjang Januari hingga pertengahan Februari lalu.
AS Umumkan Tarif Tinggi untuk Panel Surya Indonesia dan IndiaBerdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 11.28 WIB saham INDS merosot 14,84 persen ke level Rp1.090 per saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp474,5 juta dan volume perdagangan sebanyak 435 ribu saham.
Antrean jual di level ARB terpantau padat, mencapai 342 ribu lot atau setara sekitar Rp37,41 miliar.
Astra (ASII) Usulkan Dividen Final Rp292 per SahamDengan kondisi tersebut, saham INDS tercatat mengalami ARB selama enam hari berturut-turut, setelah sebelumnya sempat melesat dan berulang kali menyentuh auto rejection atas (ARA), bahkan menembus rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level Rp3.410 per saham pada intraday 19 Februari 2026.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now