Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Operasi Mudik Lebaran, Ini Jadwalnya

avatar
· Views 702
Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Operasi Mudik Lebaran, Ini Jadwalnya
Ilustrasi.Foto: Dok. PT KAI
Jakarta

Kereta Ekonomi Kerakyatan akan beroperasi pada musim mudik Lebaran tahun ini. PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI dan platform penjualan resmi lainnya.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan pengoperasian sarana ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kereta Ekonomi Kerakyatan kami hadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif terjangkau. Ini bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran meningkat," ujar Anne dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Kereta Ekonomi Kerakyatan bakal dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Pasarsenen-Lempuyangan dengan komposisi lima kereta eksekutif dan empat sarana kereta ekonomi kerakyatan. Total kapasitas kereta eksekutif sebanyak 250 tempat duduk dan ekonomi kerakyatan sebanyak 372 tempat duduk.

ADVERTISEMENT

Rangkaian tersebut beroperasi pada KA 7039 Tambahan Lempuyangan-Pasarsenen, berangkat 06.00 WIB tiba 13.56 WIB. Serta, KA 7040 Tambahan Pasarsenen-Lempuyangan, berangkat 15.25 WIB tiba 22.57 WIB.

Fitur Baru Tarif Terjangkau

Sarana ini merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan Insan Balai Yasa Manggarai. Penyesuaian difokuskan pada interior serta konfigurasi kursi untuk meningkatkan pengalaman perjalanan jarak jauh.

Setiap unit memiliki 93 tempat duduk dengan formasi 3:2 yang lebih ergonomis dan lebih lapang dibandingkan susunan sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi. Fitur reversible memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan laju kereta api sehingga meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Dari sisi tarif, posisinya berada di atas PSO dan di bawah Ekonomi Reguler. Skema ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang menginginkan harga tetap terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi.

Anne menambahkan bahwa optimalisasi sarana yang telah dimiliki menjadi bagian dari inovasi layanan untuk meningkatkan kapasitas dalam waktu singkat.

"Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan," tutup Anne.

(hal/hns)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest