- Alumni LPDP Viral
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyindir alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral karena pernyataan kontroversial. Menurut Purbaya, kondisi perekonomian Indonesia akan lebih bagus pada 20 tahun mendatang.
Hal ini disampaikan Purbaya saat ingin memaparkan kondisi global pada konferensi pers APBNKita. Purbaya mengatakan banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek, termasuk alumni penerima beasiswa LPDP inisial DS yang menyebut anak-anaknya kelak akan diupayakan memiliki kewarganegaraan asing.
"Mungkin teman-teman sudah bosan ya, kalau kita melihat kondisi global. Temen-temen banyak yang ngeledekin 'Oh Indonesia jelek' termasuk yang kemarin tuh dia bilang anaknya jangan warga negara Indonesia," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pakai Dua Jurus Ini, Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6% |
Menurut Purbaya, orang-orang yang mempunyai asumsi tersebut akan menyesal. Sebab, kondisi Indonesia akan lebih bagus 20 tahun lagi.
"Mungkin 20 tahun lagi akan nyesel, karena kita 20 tahun lagi kita akan bagus banget," tambahnya.
Alumni LPDP Viral
Dirangkum detikcom, Senin (23/2/2026), DS, seorang perempuan pemilik akun Instagram sasetyaningtyas mengunggah video pernyataannya itu hingga viral. Dalam video itu, ia memperlihatkan tengah membuka sebuah paket yang sudah dinantikannya. Isinya selembar surat dari Home Office Inggris.
Surat itu menyatakan anak kedua sang pemilik akun, resmi menjadi warga negara Inggris. Perempuan itu juga memperlihatkan paspor Inggris yang datang bersamaan dengan surat tersebut.
"Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen yang penting banget yang merubah nasib dan masa depan anak-anakku, kita buka ya. Ini adalah surat dari Home Office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua sudah diterima jadi WN Inggris," ujarnya.
Ia lantas menyebut anak-anaknya kelak akan diupayakan memiliki kewarganegaraan asing. "I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ujarnya.
(rea/ara)Reprinted from detik_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now