Indeks Kospi Melonjak 2,31 Persen

avatar
· Views 148

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 131,28 poin, atau sekitar 2,31 persen, pada Jumat (20/2/2026), mencapai rekor 5.803,53.

Volume perdagangan mencapai 1,73 miliar saham senilai 32,74 triliun won atau sekitar US$22,64 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 543 berbanding 340.

Setelah berakhirnya libur Lunar New Year, angka indeks terus meningkat dan melampaui 5.800 pada Jumat.

“Tensi geopolitik meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mensinyalkan kemungkinan terjadinya serangan militer terhadap Iran jika tenggat waktu 10 hari negosiasi terlewati, dan beberapa analis mengatakan bahwa risiko terjadinya konflik skala penuh bukanlah hal yang bisa diabaikan,” kata Kim Seok-Hwan, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

"Namun, para investor tetap mengharapkan serangkaian langkah dari pemerintah dan perusahaan untuk meningkatkan pengembalian bagi pemegang saham dan valuasi pasar secara keseluruhan," pungkasnya.

Investor institusi meraup saham senilai 1,61 triliun won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing melepas saham senilai 745,06 miliar won dan 986,12 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 0,05 persen dan 6,15 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,78 persen, sedangkan saham Kia melonjak 1,06 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melemah 0,5 persen. Saham perusahaan investasi AI SK Square menguat 2,47 persen.

Saham perusahaan manufaktur pembangkit listrik tenaga nuklir Doosan Enerbility dan perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace masing-masing melambung 5,18 persen dan 8,09 persen.

Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy dan Hanwha Ocean masing-masing meningkat 4,88 persen dan 6,61 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics naik 0,93 persen, saham Celltrion sebaliknya merosot 1,02 persen.

Saham perusahaan keuangan KB Financial dan Shinhan Financial masing-masing melonjak 1,38 persen dan 1,69 persen. Saham perusahaan asuransi Samsung Life Insurance dan perusahaan sekuritas Mirae Asset Securities masing-masing menguat 4,78 persen dan 0,57 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 1,15 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.446,65 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia berada dalam tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang berakhir datar.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 4,8 poin menjadi 9.081,4. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Singapura dan Filipina menguat.

Bursa Vietnam dan Bursa Tiongkok, selain Hong Kong, masih tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Lunar New Year. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 262,25 poin, atau sekitar 0,98 persen, menjadi 26.443,69.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest