Bulog Tambah Stok Minyakita Jadi 70.000 KL Saat Ramadan dan Lebaran

avatar
· Views 216
Bulog Tambah Stok Minyakita Jadi 70.000 KL Saat Ramadan dan Lebaran
Minyakita/Foto: Agung Pambudhy
Daftar Isi
  • Stok Minyakita
Jakarta

Pemerintah memastikan ketersediaan dan distribusi Minyakita di pasar terkendali selama bulan Ramadan. Harga juga dijamin stabil dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya mendapat penugasan melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat terkait penyaluran Minyakita.

Dalam aturan tersebut, Bulog ditugaskan untuk menyalurkan Minyakita sebesar 35% bersama ID Food dan Agrinas Palma. Lewat mekanisme tersebut, penyaluran Minyakita tidak lagi melalui distributor melainkan dikirim langsung dari gudang Bulog ke pengecer di pasar untuk mengendalikan harga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk Minyakita sesuai dengan Permendag yang baru, jadi aturan Minyakita itu di mana Bulog, ID Food, dan Agrinas Palma mendapatkan DMO 35% dari total nasional. Yang dulunya diserahkan ke pihak swasta, sekarang diserahkan ke BUMN," katanya di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026).

Baca juga: Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Masih Mahal Jelang Ramadan

Stok Minyakita

Dari sisi stok, Bulog menyiapkan Minyakita 30.000 kiloliter (KL) per bulan. Khusus menjelang Ramadan dan lebaran 2026, persediaan Minyakita ditingkatkan menjadi 70.000 KL sebagai langkah antisipasi lonjakan permintaan.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah kita per bulan kita siapkan 30.000 kiloliter, 30.000 kiloliter stoknya. Jadi, untuk 30.000, bahkan khusus menjelang lebaran ini direncanakan kami stoknya sampai 70.000 kiloliter. Tujuannya apa? Untuk mengantisipasi masyarakat yang akan menghadapi Ramadan dan khususnya lebaran di tahun 2026 ini," tutur Rizal.

Terkait keluhan sebagian pedagang yang kesulitan mendapat pasokan, Bulog menegaskan Minyakita merupakan minyak subsidi sehingga distribusinya harus dibagi merata. Pasokan tidak bisa dipenuhi besar ke satu toko melainkan akan dibagi secara merata.

"Jadi, itu kan minyak subsidi, jadi pembagiannya harus rata. Kalau mungkin yang tadi dibilang kesulitan, dia maunya ngambil banyak, nanti takutnya teman-teman yang sebagian nggak kebagian. Jadi, harus dibagi rata, harus dibagi rata ke masing-masing toko. Jadi, nggak mungkin dipenuhi satu toko sendiri penuhin minyaknya," tutupnya.

(ily/ara)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest