EUR/USD Datar di Atas 1,1750 Menjelang Data Penting AS dan Rilis IMP Zona Euro

avatar
· Views 291
  • EUR/USD bertahan stabil di sekitar 1,1770 pada awal perdagangan sesi Asia hari Jumat. 
  • Ketidakpastian seputar kepemimpinan ECB dapat membebani Euro. 
  • Para pedagang akan mengambil lebih banyak isyarat dari laporan PDB kuartal keempat (Q4) dan laporan inflasi PCE AS, yang akan dirilis pada hari Jumat. 

Pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan dalam catatan datar di dekat 1,1770 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Potensi kenaikan Euro (EUR) tampaknya terbatas di tengah spekulasi kepemimpinan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) yang beredar. 

The Financial Times melaporkan bahwa Presiden ECB, Christine Lagarde, diprakirakan akan meninggalkan jabatannya sebelum akhir masa jabatan delapan tahunnya. Para analis menyarankan bahwa pengunduran diri lebih awal akan memungkinkan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan Kanselir Jerman, Friedrich Merz, untuk memilih pengganti sebelum pemilu presiden Prancis pada April 2027. 

Sementara itu, data pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat dari prakiraan dan Risalah Rapat FOMC yang hawkish memberikan dukungan kepada Greenback dan menciptakan hambatan bagi pasangan mata uang ini . Beberapa pejabat Federal Reserve (The Fed) menyarankan bahwa jika inflasi tetap persisten di atas target 2%, kenaikan suku bunga dapat menjadi opsi, menurut Risalah Rapat FOMC yang dirilis pada hari Rabu. Para pengambil kebijakan menganjurkan deskripsi kebijakan masa depan yang "dua sisi" untuk mencerminkan risiko ini. 

Para pedagang menunggu rilis data ekonomi utama AS pada hari Jumat, termasuk data PDB (Produk Domestik Bruto) pendahuluan untuk kuartal keempat (Q4) dan laporan Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE). Jika hasilnya lebih lemah dari yang diprakirakan, ini dapat menyeret Dolar AS (USD) lebih rendah terhadap mata uang bersama. Di sisi Euro, data pendahuluan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) dari Zona Euro dan Jerman akan dipublikasikan. 

Pertanyaan Umum Seputar Euro

Euro adalah mata uang untuk 19 negara Uni Eropa yang termasuk dalam Zona Euro. Euro adalah mata uang kedua yang paling banyak diperdagangkan di dunia setelah Dolar AS. Pada tahun 2022, mata uang ini menyumbang 31% dari semua transaksi valuta asing, dengan omzet harian rata-rata lebih dari $2,2 triliun per hari. EUR/USD adalah pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, menyumbang sekitar 30% dari semua transaksi, diikuti oleh EUR/JPY (4%), EUR/GBP (3%) dan EUR/AUD (2%).

Bank Sentral Eropa (ECB) di Frankfurt, Jerman, adalah bank cadangan untuk Zona Euro. ECB menetapkan suku bunga dan mengelola kebijakan moneter. Mandat utama ECB adalah menjaga stabilitas harga, yang berarti mengendalikan inflasi atau merangsang pertumbuhan. Alat utamanya adalah menaikkan atau menurunkan suku bunga. Suku bunga yang relatif tinggi – atau ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi – biasanya akan menguntungkan Euro dan sebaliknya. Dewan Pengurus ECB membuat keputusan kebijakan moneter pada pertemuan yang diadakan delapan kali setahun. Keputusan dibuat oleh kepala bank nasional Zona Euro dan enam anggota tetap, termasuk Presiden ECB, Christine Lagarde.

Data inflasi Zona Euro, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasikan (HICP), merupakan ekonometrik penting bagi Euro. Jika inflasi naik lebih dari yang diharapkan, terutama jika di atas target 2% ECB, maka ECB harus menaikkan suku bunga untuk mengendalikannya kembali. Suku bunga yang relatif tinggi dibandingkan dengan suku bunga negara-negara lain biasanya akan menguntungkan Euro, karena membuat kawasan tersebut lebih menarik sebagai tempat bagi para investor global untuk menyimpan uang mereka.

Rilis data mengukur kesehatan ekonomi dan dapat memengaruhi Euro. Indikator-indikator seperti PDB, IMP Manufaktur dan Jasa, ketenagakerjaan, dan survei sentimen konsumen semuanya dapat memengaruhi arah mata uang tunggal. Ekonomi yang kuat baik untuk Euro. Tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong ECB untuk menaikkan suku bunga, yang secara langsung akan memperkuat Euro. Sebaliknya, jika data ekonomi lemah, Euro kemungkinan akan jatuh. Data ekonomi untuk empat ekonomi terbesar di kawasan Euro (Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol) sangat penting, karena mereka menyumbang 75% dari ekonomi Zona Euro.

Rilis data penting lainnya bagi Euro adalah Neraca Perdagangan. Indikator ini mengukur perbedaan antara apa yang diperoleh suatu negara dari ekspornya dan apa yang dibelanjakannya untuk impor selama periode tertentu. Jika suatu negara memproduksi barang ekspor yang sangat diminati, maka nilai mata uangnya akan naik murni dari permintaan tambahan yang diciptakan oleh pembeli asing yang ingin membeli barang-barang ini. Oleh karena itu, Neraca Perdagangan bersih yang positif memperkuat mata uang dan sebaliknya untuk neraca yang negatif.



Bagikan: Pasokan berita

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest