Pesawat Pengangkut BBM Diduga Jatuh di Kaltara, Pelita Air Buka Suara

avatar
· Views 845
Pesawat Pengangkut BBM Diduga Jatuh di Kaltara, Pelita Air Buka Suara
Ilustrasi Pelita Air.Foto: Foto: Pertamina
Jakarta

Manajemen Pelita Air buka suara merespons salah satu pesawat carter miliknya mengalami insiden di kawasan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis (19/2/2026).

Pesawat tersebut merupakan layanan kargo pengangkut bahan bakar yang diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang.

Corporate Secretary Pelita Air Patria Rhamadonna mengatakan perusahaan memastikan proses investigasi dan koordinasi dengan pihak terkait saat ini masih berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehubungan dengan perkembangan informasi mengenai salah satu armada charter Pelita Air, saat ini kami sampaikan bahwa proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sedang berlangsung," ujar Patria kepada detikcom, Kamis (19/2/2026).

Patria mengatakan pihaknya akan menyampaikan informasi resmi dan perkembangan terbaru secara berkala melalui kanal komunikasi perusahaan.

ADVERTISEMENT

"Informasi resmi dan perkembangan terbaru akan kami sampaikan secara berkala melalui kanal resmi Pelita Air," katanya.

Sebelumnya, sebuah pesawat yang diduga mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaporkan jatuh di kawasan perbukitan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kepulan asap hitam terlihat membubung tinggi dari balik perbukitan tak lama setelah pesawat tersebut lepas landas.

Dikutip dari detikKalimantan di Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan, asap tebal muncul dari arah perbukitan yang menjadi jalur penerbangan pesawat. Pesawat tersebut baru saja selesai mengantarkan pasokan BBM di Bandara Yuvai Semaring. Diketahui cuaca di Krayan hingga detik ini berawan dan gelap.

Seorang saksi mata di lokasi, Aboy, menceritakan detik-detik saat melihat pesawat tersebut kehilangan kendali. Menurutnya, pesawat sempat terlihat oleng sebelum akhirnya jatuh.

"Saya mata yang melihat pesawat jatuh. Pesawat itu terbang dan mau belok ke sebelah kiri. Yang saya lihat, salah satu bagian dari pesawat ada yang terlepas (terbang), kemudian disusul dengan pesawat yang oleng," ujar Aboy kepada detikKalimantan, Kamis (19/2/2026).

Aboy menambahkan, saat menyentuh tanah, tidak langsung terlihat adanya kobaran api. Namun, berselang beberapa menit, asap hitam pekat mulai muncul dari titik jatuhnya pesawat.

"Setelah jatuh belum ada tanda ledakan api maupun asap, namun setelah beberapa menit disusul dengan asap hitam," lanjutnya.

Masyarakat lokal di Kecamatan Krayan segera melakukan koordinasi untuk mencari titik koordinat pasti jatuhnya pesawat. Dugaan sementara, pesawat jatuh di area hutan yang sulit dijangkau.

"Diperkirakan lokasi kecelakaan berada di sekitar Desa Pa' Belaban, tepatnya di area Air Terjun Pa' Remayo, Kecamatan Krayan Timur," pungkasnya.

(hrp/hns)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest