Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Masih Mahal Jelang Ramadan

avatar
· Views 1,390
Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Masih Mahal Jelang Ramadan
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso/Foto: Aulia Damayanti/detikcom
Daftar Isi
  • Harga Telur Ayam
Jakarta

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui masih ada sejumlah komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) jelang Ramadan. Hal ini berdasarkan data yang tercantum pada Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Sebanyak dua komoditas yang dimaksud adalah Minyakita dan telur ayam. Minyakita tercatat berada di level Rp 16.020 per liter, sementara HET-nya Rp 15.700.

"Ada memang yang di atas HET, misalnya Minyakita. Nah, Minyakita hari ini harganya Rp 16.020, HET-nya kan Rp 15.700. Nah, kemarin sebelum keluar Permen (Peraturan Menteri Perdagangan) kan rata-rata harganya Rp 16.800. Nah, sekarang sudah mengalami penurunan," ujar Budi di Kemendag, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Bapanas Klaim Harga Cabai Mulai Turun, Tapi Masih Semahal Ini

Menurut Budi, masih berjalannya proses distribusi dari produsen ke BUMN menjadi salah satu penyebab harga Minyakita belum turun. Ia berjanji harga Minyakita akan turun secepatnya.

"Secepatnya ya," singkat Budi.

ADVERTISEMENT

Harga Telur Ayam

Sementara itu, harga telur ayam berada di level Rp 30.750 per kilogram (kg) atau di atas harga acuan Rp 30.000. Meski begitu, Budi menilai harga komoditas pangan lainnya masih tergolong baik atau berada di bawah harga acuan.

Daging sapi misalnya, harga rata-rata nasional Rp 133.618 per kg, lebih rendah dari HET Rp 140.000/kg. Bawang putih juga tercatat Rp 36.875 per kg, di bawah HET Rp 38.000.

Pemerintah menegaskan data harga tersebut terbuka dan dapat diakses publik melalui sistem SP2KP, sehingga masyarakat maupun media bisa memantau langsung perkembangan harga.

"Yang lain-lain bagus. Misalnya daging sapi, ini rata-rata nasional Rp 133.618. Harga acuannya atau harga eceran tertingginya itu Rp 140.000. Ya, berarti masih di bawah harga acuan. Kemudian bawang putih. Bawang putih itu harga rata-rata nasional Rp 36.875. Harga eceran tertinggi Rp 38.000," tutupnya.

(ily/ara)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest