IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan pekan depan, tepatnya Rabu (18/2/2026), meski sebelumnya ditutup terkoreksi pada akhir pekan lalu.
Untuk diketahui, pada perdagangan Jumat (13/2/2026), IHSG tercatat melemah 0,64 persen ke level 8.212 dan didominasi tekanan jual, dengan area koreksi minimal yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.
Bursa Sepekan: IHSG Menanjak 3,49 Persen, Market Cap Jadi Rp14.889 TriliunDalam riset MNCS Daily Scope Wave yang dirilis Minggu (15/2/2026), MNC Sekuritas menyebut IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan.
"Best case, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440," tulisnya.
Saham Konglomerat DSSA-BUMI Cs Jadi Motor Penggerak IHSG SepekanNamun demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi lanjutan.
"Waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.098-8.155," imbuhnya.
IHSG Naik Sepekan, Asing Malah Lepas BBCA hingga BUMIMNC Sekuritas mengatakan, IHSG berada di level support 7.863, 7.712 dan level resistance 8.354, 8.517 pada perdagangan esok hari. Adapun beberapa saham yang dapat diceemati sebagai berikut:
INDY - Buy on Weakness
INDY terkoreksi 0,84 persen ke Rp3.560 dan masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volumenya cenderung turun. Best case (hitam), INDY berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 5.
Buy on Weakness: Rp3.190-Rp3.420
Target Price: Rp3.840, Rp4.070
Stoploss: below Rp3.150
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now