IDXChannel – Sejumlah sekuritas merevisi naik target harga saham PT Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN (BBTN) setelah perseroan membukukan kinerja keuangan tahun buku 2025 yang melampaui estimasi konsensus.
Tren perbaikan fundamental dan dukungan kebijakan pemerintah menjadi katalis utama optimisme pasar terhadap bank spesialis kredit perumahan ini.
Jaga Kepercayaan Investor, Bos BTN Bakal Temui Moody’s Usai RI Dapat Outlook NegatifPanin Sekuritas memimpin revisi dengan menaikkan target harga BBTN dari Rp1.500 menjadi Rp1.800 dengan rekomendasi tetap Beli.
Angka ini berada di atas rata-rata target konsensus analis yang sebesar Rp1.755, mencerminkan price to book value (PB) sebesar 0,7 kali untuk proyeksi 2026.
BBTN Ungkap Kisi-Kisi Dividen Tahun Buku 2025, Rasio 25-30 Persen dari LabaAnalis Panin Sekuritas, Nico Laurens, menjelaskan bahwa pencapaian laba bersih BBTN di 2025 sebesar Rp3,5 triliun merupakan kejutan positif bagi pasar.
"Kami melihat tren positif pertumbuhan laba bersih masih berlanjut ke depan, didorong ruang ekspansi NIM, seiring dengan tren penurunan cost of fund serta skema FLPP baru yang memiliki margin yang lebih tinggi," tulis Nico dalam risetnya, Rabu (11/2/2026).
Transaksi Bale by BTN Melonjak 79 Persen, Nilai Transaksi Rp103,6 Triliun per Akhir Desember 2025Realisasi laba bersih BBTN setara dengan 112,2 persen dari target Panin Sekuritas dan 109,4 persen dari proyeksi konsensus.
Keberhasilan ini didorong oleh beberapa faktor kunci ya itu margin bunga bersih melebar ke level 4,2 persen, penurunan cost to income ratio (CIR), dan penyaluran kredit yang tumbuh di atas rata-rata industri.
Selain itu, Panin Sekuritas menyoroti inisiatif strategis seperti peluncuran aplikasi "Bale" untuk mendorong dana murah, ekspansi ke segmen high-yield, serta tren perbaikan kualitas aset yang akan menjaga profitabilitas tetap terjaga.
Senada dengan Panin, Mandiri Sekuritas juga mempertahankan rekomendasi Beli dengan target harga Rp1.500.
Analis Mandiri Sekuritas, Bobby Kristanto Chandra dan Kresna Hutabara, menilai biaya dana (cost of fund) BBTN terus menunjukkan perbaikan yang berlanjut hingga Januari 2026.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now