IDXChannel - Harga minyak dunia ditutup menguat lebih dari 1 persen pada Senin (9/2/2026) setelah Departemen Transportasi Amerika Serikat (AS) atau DOT mengeluarkan imbauan kepada kapal berbendera AS agar menjauh sejauh mungkin dari wilayah Iran saat melintasi Selat Hormuz dan Teluk Oman.
Kontrak berjangka (futures) minyak mentah Brent ditutup naik 1,5 persen, ke level USD69,04 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 1,3 persen, dan berakhir di USD64,36 per barel.
Krakatau Steel (KRAS) Hadapi Tantangan Aturan Karbon Uni EropaOtoritas Maritim di bawah DOT AS mencatat bahwa kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz dan Teluk Oman secara historis menghadapi risiko dinaiki oleh pasukan Iran, termasuk insiden terbaru pada 3 Februari.
Lembaga tersebut juga menyarankan kapal berbendera AS untuk tetap berada dekat perairan Oman saat melintas ke arah timur di Selat Hormuz.
Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Pemulihan Sektor TeknologiLangkah ini kembali memicu kekhawatiran bahwa ketegangan antara AS dan Iran dapat berujung pada gangguan pasokan minyak. Sekitar seperlima konsumsi minyak global melewati Selat Hormuz, jalur vital di antara Oman dan Iran.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now