Mendag Pastikan HET Minyakita Tetap Meski CPO Naik

avatar
· Views 1,249
Mendag Pastikan HET Minyakita Tetap Meski CPO Naik
Menteri Perdagangan Budi Santoso (kiri)/Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan belum ada rencana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita meskipun terjadi kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO). Saat ini HET Minyakita sebesar Rp 15.700/liter.

Budi mengakui patokan harga Minyakita ini tidak berubah sejak ditetapkan tiga tahun lalu. Namun, ia memastikan belum ada rencana kenaikan HET Minyakita.

"Ya sebenarnya itu sudah lama ya. Sementara kan harga CPO kan juga terus (naik) ya, tapi memang kita belum ya. Belum ada rencana untuk menaikkan HET nya," ujar Budi di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Bukan Cuma Minyakita, Mendag Mau Minyak Goreng Merek Lain Juga Murah

Budi mengklaim harga Minyakita sudah turun menjadi Rp 16.200/liter. Ia menekankan fokus pemerintah saat ini memperlancar distribusi Minyakita.

ADVERTISEMENT

"Kita lihat nah ini yang kita lihat ya kalau kita lihat grafiknya kalau rata-rata kemarin kan Rp 16.800 (per liter), harganya sekarang sudah Rp 16.200 (per liter)," tambah Budi.

Saat ini BUMN Pangan juga ikut mendistribusikan Minyakita. Pemerintah mewajibkan produsen menyalurkan minimal 35% Minyakita melalui BUMN Pangan.

"Sekarang memang belum tercapai 35%, masih di bawah 30% ya karena memang proses. Ini proses mereka sebenarnya, proses B2B (business to business) antara BUMN Pangan dengan para produsen. Produsen pun juga sangat mendukung program ini," imbuh Budi.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana mengatakan HR CPO untuk periode Februari 2026 ditetapkan sebesar US$ 918,47/metric ton (MT). Nilai itu meningkat US$ 2,84 atau 0,31% dari HR CPO Januari 2026 yang senilai US$ 915,64/MT.

Tommy menjelaskan sumber harga untuk penetapan HR CPO diperoleh dari rata-rata harga di rentang waktu 20 Desember 2025-19 Januari 2026. Sumber harga merujuk pada Bursa CPO di Indonesia sebesar US$ 855,66/MT, Bursa CPO di Malaysia sebesar US$ 981,28/MT dan harga Port CPO Rotterdam sebesar US$ 1.209,81/MT

(rea/ara)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest