IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) turun dua hari berturut-turut pada Jumat (6/2/2026), mengikuti pelemahan minyak nabati pesaing di pasar Chicago dan Dalian, sekaligus berada di jalur penurunan mingguan pertama dalam lima pekan terakhir.
Kontrak acuan CPO untuk pengiriman April di Bursa Malaysia Derivatives Exchange melemah 0,86 persen ke level 4.172 ringgit Malaysia per metrik ton pada pukul 15.00 WIB. Secara mingguan, kontrak ini telah turun 1,35 persen.
S&P Nilai Outlook Indonesia Tetap Stabil, Pelemahan Fiskal Jadi Risiko UtamaMenurut Trading Economics, sentimen pasar turut tertahan menjelang rilis data inflasi konsumen (CPI) dan inflasi produsen (PPI) China, sebagai pembeli terbesar.
Sementara harga minyak mentah juga bergerak menuju penurunan mingguan pertamanya dalam beberapa pekan terakhir menjelang pembicaraan penting.
SOFA Dirikan Anak Usaha Baru di Tengah Ekspansi Bisnis Waste to EnergyPelemahan harga tertahan oleh ringgit yang lebih lemah serta data pengapalan yang kuat. Lembaga survei kargo melaporkan ekspor Januari naik sekitar 14,9 hingga 17,9 persen secara bulanan, didorong oleh restocking menjelang Festival Musim Semi dan Ramadan.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now