IHSG Tertekan Sentimen Moody’s, Buy on Pullback Sederet Saham Berikut...

avatar
· Views 1,009
  • IHSG dibuka melemah signifikan ke level 7.945 dan terus tertekan hingga 7.928,
  • Penurunan rating Moody's terhadap Indonesia memicu kekhawatiran pasar saham dan obligasi.
  • Analis IPOT merekomendasikan strategi buy on pullback pada saham
    PGEO
    ,
    PWON
    , dan
    ITMG

Ipotnews - IHSG dibuka di level 7.945 pagi ini, Jumat (6/2) atau ambles cukup signifikan sebesar 158 poin dari sesi penutupan perdagangan kemarin juga melemah 0,53 persen ke level 8.103.
Kemudian pada pukul 09.05 WIB, indeks semakin tertekan dengan melemah sebesar 2,16 persen atau 175 poin ke level 7.928 . Indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.945 dan terendah di level 7.888 yang tetap terkurung di zona merah.
Terdapat 67 emiten yang bergerak menguat, 569 emiten melemah dan 322 emiten stabil. Frekuensi transaksi mencapai 249,1 ribu kali dengan nilai Rp2,35 triliun serta market kapital perdagangan mencapai Rp14,31 triliun.
Seluruh sektor terkoreksi yaitu keuangan -1,06 persen menjadi 1.460, konsumer non primer -1,20 persen menjadi 787, infrastruktur -2,63 persen ke level 2.163, konsumer primer -3,12 persen menjadi 1.085.
Kemudian sektor transportasi -1,62 persen menjadi 1.952, energi -2,59 persen menjadi 3.780, teknologi -3,72 persen menjadi 8.360, kesehatan -0,69 persen menjadi 1.954, sektor bahan baku -2,86 persen ke level 2.113, sektor industri -2,01 persen menjadi 1.866.
Imam Gunadi, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas ( IPOT ) mengatakan pasar saham Indonesia diperkirakan bergerak hati-hati dan cenderung akan melemah menyusul kombinasi sentimen global dan domestik. Ia memperkirakan IHSG hari ini akan kembali melemah setelah adanya sentimen kurang baik terkait penurunan rating Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 tercatat sebesar 5,11 persen, sedikit di atas konsensus 5 persen. Namun, kabar kurang positif datang dari Moody's yang menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif.
Menurutnya, penurunan rating ini akan membuat pasar kurang bagus atau negatif terutama di pasar SBN. Hal ini bisa menekan harga obligasi dan bisa meningkatkan yieldnya padahal investor ingin imbal hasil yang lebih tinggi.
"Karena naiknya potensi risiko ke depan tentu dampaknya negatif, untuk pasar saham juga pasti ada impact dimana ini bisa meningkatkan risk premium, kalau risk premium ini bisa menurunkan valuasi dari sebuah emiten," ujar Imam dalam Morning Update via Live IG pagi ini.
Di tengah kondisi tersebut, analis menilai peluang tetap terbuka melalui strategi buy on pullback pada sejumlah saham pilihan. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas ( IPOT ), Imam Gunadi, menyebut tiga rekomendasi utama yaitu
PGEO
,
PWON
dan
ITMG
.
Adapun ulasan secara rinci sebagai berikut :
PGEO
dengan entry level di 1.100-1.120, target harga 1.190, dan stop loss 1.065.
PWON
dengan entry level di 352-356, target harga 378, dan stop loss 342.
ITMG
dengan entry level di 21.750-22.025, target harga 22.750, dan stop loss 21.450.(Marjudin/AI)

Sumber : Admin

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest