IHSG Masih Tertekan Meski Moderat Pagi Ini, OJK dan Pergerakan Komoditas Jadi Penentu

avatar
· Views 1,143
  • IHSG melemah pagi ini ke level 7.899, dengan enam sektor turun (terutama konsumer primer -4,24%).
  • Transaksi aktif: 339 emiten naik, 236 turun, nilai perdagangan Rp1,92 triliun.
  • Sentimen campuran: OJK perketat klasifikasi investor, harga emas dunia naik >3% jadi katalis positif.

Ipotnews - IHSG dibuka di level 7.888 pagi ini, Selasa (3/2) atau turun 34 poin dari sesi penutupan perdagangan kemarin yang berakhir tertekan 4,89 persen di level 7.922.
Kemudian pada pukul 09.05 WIB, indeks masih tertekan 0,29 persen atau 23 poin ke level 7.899. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.919 dan terendah di level 7.872 yang tetap tertahan di zona merah.
Terdapat 339 emiten yang bergerak menguat, 236 emiten melemah dan 383 emiten stabil. Frekuensi transaksi mencapai 183,6 ribu kali dengan nilai Rp1,92 triliun serta market kapital perdagangan mencapai Rp14,18 triliun.
Enam sektor melemah dan lima sektor lainnya menguat. Sektor yang melemah yaitu keuangan -0,01 persen menjadi 1.449, konsumer non primer -0,66 persen menjadi 787, infrastruktur -1,15 persen ke level 2.256, konsumer primer -4,24 persen menjadi 1.099, transportasi -0,71 persen menjadi 1.878 dan energi -0,11 persen menjadi 3.799.
Untuk sektor yang menguat yaitu sektor teknologi 0,86 persen menjadi 8.446, kesehatan 0,97 persen menjadi 1.968, properti 0,23 persen menjadi 1.059, sektor bahan baku 2,25 persen ke level 2.039, sektor industri 0,38 persen menjadi 1.825.
Mengulas perihal kabar market terbaru, pasar saham Indonesia pagi ini dibuka dengan sentimen negatif, di tengah sejumlah faktor eksternal dan kebijakan domestik yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyempurnakan klasifikasi investor dari 9 kategori utama menjadi 27 subtipe, langkah yang diyakini akan meningkatkan transparansi khususnya terkait pengungkapan ultimate beneficial owner (UBO).
Dari sisi global, Amerika Serikat menurunkan tarif impor dari India dari 25 persen menjadi 18 persen, sementara harga emas dunia melonjak lebih dari 3 persen setelah sempat terkoreksi tajam. Kenaikan ini menjadi katalis positif bagi emiten-emiten yang berkaitan dengan perdagangan emas.
Imam Gunadi, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas ( IPOT ), menilai bahwa kombinasi kebijakan regulator dan pergerakan komoditas akan menjadi penentu arah perdagangan hari ini. "Semoga pasar memberikan sentimen yang positif," ujarnya dalam Live IG pagi ini.
Rekomendasi Saham Hari Ini
ADRO
- Secara teknikal baru saja reject di area support, didukung sentimen positif dari kenaikan harga batubara.
Buy on breakout di 2.180
Target: 2.350
PWON
- Mengalami reject support dalam tiga hari terakhir dengan rekomendasi buy.
Target: 388
Stop loss: 348
ARCI
- Terimbas rebound harga emas dunia, menyentuh level support.
Buy on breakout dengan target: 1.655
Stop loss: 1.495. (Marjudin/AI)

Sumber : admin

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest