PGN Kebut Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga di Batam

avatar
· Views 453
PGN Kebut Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga di Batam
Foto: PGN
Jakarta

Pemerintah bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus mempercepat pengembangan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Batam. Langkah itu sebagai bagian dari strategi transisi menuju energi bersih serta mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.

Program ini ditetapkan sebagai pilot project nasional yang nantinya akan direplikasi ke berbagai kota lainnya di Indonesia. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Danantara kepada PGN untuk memfokuskan bisnis pada sektor midstream dan downstream gas, guna mendorong perluasan pelayanan gas bumi melalui jargas.

"Untuk PGN, kita akan mulai tahun ini melakukan pipanisasi sampai ke rumah-rumah. Kita coba dulu di satu kota (Batam) sambil kita review," kata Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: PGN Buka Peluang Kolaborasi untuk Perluas Jaringan Gas Rumah Tangga

Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham memastikan bahwa PGN mendukung upaya pemerintah dalam penyediaan energi yang lebih bersih, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Setelah implementasi di Batam berjalan dan dievaluasi, PGN akan melanjutkan pengembangan jargas di kota-kota lainnya dengan mempertimbangkan kesiapan suplai, infrastruktur, serta kebutuhan pasar," jelas Aldi.

Hingga akhir Desember 2025, jumlah pelanggan jargas rumah tangga di Batam mencapai 8.829 pelanggan. Pada tahun 2026, PGN menargetkan tambahan 10.000 sambungan rumah (SR) yang mencakup perluasan jaringan di tiga kecamatan yakni Batu Aji, Sagulung, dan Batam Kota. Pembangunan direncanakan mulai Maret 2026 dan akan dilaksanakan secara bertahap.

Baca juga: PGN & Dart Energy Kolaborasi Manfaatkan Pasokan Gas CBM Tanjung Enim

Pengembangan ini merupakan bagian dari rencana belanja modal (capex) PGN sebesar US$ 353 juta untuk tahun 2026, di mana 62% dialokasikan untuk penguatan sektor midstream, downstream dan lainnya.

"Kami berharap pengembangan jargas ini tidak hanya meningkatkan akses energi bersih, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung percepatan transisi energi nasional," tutupnya.

(akd/ega)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest