IDXChannel – Negara-negara berkembang dinilai masih menjadi daya tarik investor global dalam menempatkan dananya. Hal tersebut, salah satunya karena Indonesia memiliki rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang relatif lebih rendah, yakni sekitar 41 persen.
Chief Investment Officer BRI Manajemen Investasi, Herman Tjahjadi CFA mengatakan, banyak negara memiliki rasio utang di atas 100 persen. Amerika Serikat (AS) tercatat memiliki rasio utang sekitar 125 persen, Kanada sekitar 105 persen, Prancis 179 persen, dan Inggris 107 persen.
Wall Street Dibuka Beragam, Investor Cermati Dampak Belanja AI Big TechPrancis mengalami penurunan peringkat kredit pada tahun lalu, sementara Amerika Serikat telah lebih dulu mengalami penurunan peringkat kredit dua tahun sebelumnya.
"Perbedaan kondisi tersebut membuat negara-negara berkembang masih menjadi tujuan bagi investor global yang mulai melakukan rotasi dari negara-negara dengan tingkat utang tinggi, termasuk Amerika Serikat," ujar Herman dalam acara Economic Insight 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Purbaya soal Kondisi Pasar Modal RI Saat Ini: Investor Saatnya SerokReprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now