Kondisi Makro Membaik, Indeks Kepercayaan Industri Capai Level Tertinggi Sejak Meluncur 2022

avatar
· Views 179

Pasardana.id - Kinerja sektor industri pengolahan nasional mengawali tahun 2026 dengan tren yang semakin positif.

Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Januari 2026 tercatat sebesar 54,12, meningkat 2,22 poin dibandingkan Desember 2025, sekaligus menjadi capaian tertinggi sejak IKI pertama kali diluncurkan pada November 2022.

“Capaian ini juga lebih tinggi 1,02 poin dibandingkan Januari 2025, yang menandakan penguatan kepercayaan pelaku industri terhadap prospek usaha di awal tahun,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief dalam rilis IKI Januari 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Secara makro, kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur 20–21 Januari 2026 dinilai memberikan sinyal stabilitas bagi dunia usaha.

Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta konsistensi pencapaian sasaran inflasi 2026–2027 sebesar 2,5 persen ±1 persen.

Di sisi lain, inflasi pada Desember 2025 tercatat meningkat menjadi 2,92% secara tahunan dan 0,64% secara bulanan, yang terutama dipengaruhi faktor musiman akhir tahun dan gangguan pasokan.

Dalam perkembangan sektor riil, aktivitas manufaktur nasional masih berada pada fase ekspansi.

Indeks PMI S&P Global Manufaktur Indonesia pada Desember 2025 tercatat sebesar 51,2, menandai ekspansi selama lima bulan berturut-turut meskipun mengalami perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Sejalan dengan itu, Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) pada Triwulan – IV 2025 juga meningkat menjadi 51,86 persen dan diproyeksikan terus menguat pada Triwulan – I 2026.

Lebih lanjut Febri mengatakan, struktur IKI Januari 2026 menunjukkan perbaikan yang merata.

Dari 23 subsektor industri pengolahan, sebanyak 20 subsektor berada pada fase ekspansi dan hanya tiga subsektor yang masih mengalami kontraksi.

Subsektor yang berada pada fase ekspansi tersebut memberikan kontribusi sebesar 94,7% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Industri Pengolahan Nonmigas.

“Kami menilai peningkatan IKI terjadi karena pelaku industri mulai mengintensifkan kegiatan produksi untuk merespons dan memenuhi peningkatan permintaan menjelang bulan Ramadan, Hari Raya Idulfitri, serta hari raya keagamaan lainnya,” jelasnya.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest