Presiden Prabowo Subianto kemarin melantik Dewan Energi Nasional (DEN) baik dari unsur pemerintahan maupun unsur pemangku kepentingan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyambut baik kehadiran jajaran DEN dalam susunan baru. Pelantikan DEN menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan percepatan agenda transisi menuju energi terbarukan.
Ketua Umum HKI Muhammad Ma'ruf Maulana menegaskan kawasan industri merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional yang sangat bergantung pada kepastian pasokan energi. Oleh karena itu, kebijakan energi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi jangka panjang menjadi faktor kunci dalam menjaga daya saing industri Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"HKI mengapresiasi langkah Presiden melantik Dewan Energi Nasional sebagai forum strategis lintas sektor. Bagi kawasan industri, kepastian energi yang andal, terjangkau, dan semakin ramah lingkungan merupakan prasyarat utama untuk menjaga iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," ujar Ma'ruf dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).
Baca juga: Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional, Ini Daftarnya |
Dalam struktur DEN, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ditetapkan sebagai Ketua Harian DEN. HKI memandang penugasan ini penting untuk memastikan kesinambungan antara perumusan kebijakan energi nasional dan implementasinya di lapangan, terutama dalam percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).
HKI menilai kawasan industri memiliki posisi strategis sebagai ekosistem terintegrasi dalam mendukung transisi energi nasional, melalui pemanfaatan energi surya, peningkatan efisiensi energi, pengelolaan energi berbasis kawasan, serta integrasi sistem kelistrikan yang lebih hijau dan efisien. Dengan kebutuhan energi yang terus meningkat, kawasan industri siap menjadi mitra aktif pemerintah dalam mendorong realisasi bauran energi bersih.
"Kami optimistis Dewan Energi Nasional periode ini mampu menghadirkan kebijakan yang konsisten dan implementatif. Transisi energi harus berjalan seimbang, memperkuat ketahanan energi nasional, menurunkan emisi, sekaligus menjaga daya saing kawasan industri sebagai penggerak investasi dan penciptaan lapangan kerja," lanjut Ma'ruf.
(hal/ara)Reprinted from republika_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now