- Goldman Sachs menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight menyusul peringatan risiko investabilitas dari MSCI .
- MSCI memperingatkan potensi penurunan status Indonesia ke pasar frontier dan membekukan pembaruan indeks terkait.
- Arus keluar dana pasif diperkirakan berlanjut, dengan potensi outflow hingga US$7,8 miliar.
Ipotnews - Goldman Sachs menurunkan peringkat saham Indonesia pada Kamis (29/1), sehari setelah penyedia indeks MSCI menyoroti risiko investabilitas pasar Tanah Air. Bank investasi tersebut memperkirakan aksi jual pasif masih akan berlanjut dan kekhawatiran terkait MSCI akan terus menjadi sentimen negatif bagi kinerja pasar.
"Kami memperkirakan penjualan pasif akan berlanjut dan menilai perkembangan ini sebagai faktor penekan (overhang) yang akan menghambat kinerja pasar," tulis analis Goldman Sachs, seraya menurunkan rekomendasi Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menjadi underweight.
IHSG sebelumnya anjlok 7,35% pada Rabu, sehari setelah pernyataan MSCI , mencatatkan penurunan harian terdalam sejak April 2025.
MSCI memperingatkan pasar saham Indonesia berisiko diturunkan statusnya menjadi pasar frontier apabila berbagai permasalahan tidak segera diselesaikan. Untuk memitigasi apa yang disebutnya sebagai "risiko investabilitas", MSCI juga membekukan pembaruan terhadap sekuritas Indonesia dalam produk-produk indeksnya.
Dalam catatan riset terpisah, para strategis Goldman Sachs memperkirakan potensi arus keluar dana pasif dari saham Indonesia pasca-penilaian MSCI berada di kisaran US$2,2 miliar hingga US$7,8 miliar.
Data LSEG menunjukkan investor asing telah mencatatkan penjualan bersih saham Indonesia senilai Rp13,96 triliun sepanjang 2025, menjadi tahun terburuk untuk arus keluar sejak 2020. Tekanan jual tersebut berlanjut hingga Januari tahun ini.
Meski mengakui adanya sejumlah perbaikan bertahap yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI), MSCI menilai langkah-langkah tersebut belum cukup untuk menjawab kekhawatiran utama investor global, terutama terkait isu kepemilikan saham dan free float.
Pemerintah Indonesia dijadwalkan segera menggelar rapat untuk membahas isu MSCI tersebut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pada Rabu bahwa pemerintah akan menindaklanjuti perhatian pasar terhadap risiko investabilitas yang disoroti MSCI .(Reuters)
Sumber : admin
Reprinted from indopremier_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.
Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.

Leave Your Message Now