Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali mengingat momen menegangkan saat-saat tutup buku Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Hal yang ditakutkan adalah jika defisit mencapai di atas 3%.
Purbaya mengatakan defisit APBN 2025 lebih besar karena pendapatan negara tidak mencapai target, di sisi lain belanja negara tetap berjalan untuk mendukung program-program prioritas. Akibatnya defisit APBN 2025 naik ke 2,92% Produk Domestik Bruto (PDB), dari rencana awal 2,53% PDB.
"Yang saya rasakan di akhir tahun tuh karena pendapatannya di bawah target, pajak maupun bea cukai. (Di sisi lain) pengeluarannya kita harus ekspansif untuk mendorong ekonomi, jadi defisitnya nyendul-nyendul ke atas mendekati 3%" kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya menyebut ruang fiskal saat ini semakin kecil sehingga melihat hasil akhir defisit menjadi momen yang menegangkan. Untungnya hal yang ditakutkan tidak terjadi, di mana defisit APBN 2025 tercatat 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp 695,1 triliun.
Baca juga: Purbaya Mau Geruduk BEI Jika IHSG Tak Pulih Sebelum Maret |
"Akibatnya Pak Prima (Direktur Jenderal Perbendaharaan) nggak bisa tidur tuh, Pak Luky (Direktur Jenderal Anggaran) juga sampai jam 12 malam, Pak Bimo (Direktur Jenderal Pajak), semua lah, pak Wamen juga," imbuhnya.
"Saya pikir tahun lalu nggak begitu ya? Sama, tetapi nggak tegang lewat 3% apa enggak. Kalau ini beda karena fiskal space kita semakin kecil," tambahnya.
Ke depan, Purbaya memastikan pihaknya akan mendorong pertumbuhan pendapatan negara ke level yang lebih cepat. Selain itu, mengelola secara hati-hati ruang fiskal yang sudah terbatas.
"Saya mau seluruh potensi cukai (dan paja) yang ada dikumpulkan secara maksimal. Uang fiskal kita terbatas dan harus dikelola dengan hati-hati. Salah langkah sedikit, dampaknya langsung terasa," tuturnya.
(aid/fdl)Reprinted from detik_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now