Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Potensi Pengembangan Sektor Fintech RI

avatar
· Views 477
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Potensi Pengembangan Sektor Fintech RI
Foto: BRI
Jakarta

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyoroti potensi pengembangan sektor financial technology (Fintech) di Indonesia. Hal ini seiring meningkatnya minat investor dan pelaku keuangan global untuk menjajaki kolaborasi bersama perbankan.

Ini disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam forum Indonesia Pavilion melalui panel Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets di World Economic Forum (WEF) Davos 2026.

Diskusi yang berlangsung pada Selasa (20/1) tersebut turut menghadirkan President and Chief Executive Officer of TCW Katie Koch serta Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini. Diskusi dipandu oleh Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Cegah Stunting, BRI Peduli Salurkan Nutrisi dan Alat Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Hery menjelaskan bahwa Fintech merupakan bagian dari ekosistem layanan keuangan yang beririsan langsung dengan bisnis perbankan. Secara umum, Fintech terbagi ke dalam dua segmen, yakni Fintech lending dan Fintech berbasis transaksi atau pembayaran.

ADVERTISEMENT

"Dua segmen ini sangat dekat dengan bisnis perbankan. Setiap Fintech memiliki tantangan yang berbeda. Sehingga, untuk membangun bisnis Fintech yang berkelanjutan dapat mengeksplorasi berbagai layanan keuangan lokal, untuk memahami karakter dan kebutuhan masyarakat Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Lebih lanjut, Hery menuturkan dengan lebih dari 120 bank yang beroperasi di Indonesia, Fintech berbasis pembayaran dinilai memiliki prospek baik. Sedangkan, pada segmen Fintech Lending, ia menekankan bahwa aspek manajemen risiko menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Baca juga: Dirut BRI Angkat Peran UMKM ke Panggung Keuangan Global di Forum WEF 2026

Menurut Hery, sektor Fintech Lending cenderung memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi, sehingga pemahaman terhadap profil nasabah serta mekanisme penyaluran pembiayaan menjadi kunci keberlanjutan bisnis.

Pada era teknologi pintar ini, institusi keuangan dunia, termasuk industri keuangan di Indonesia terus merespons perubahan dengan menyesuaikan berbagai layanan dan solusi transaksi ke arah digital. BRI pun menjawab kebutuhan tersebut melalui pengembangan ekosistem digital banking yang mencakup ATM, CRM, BRILink Agen, Internet Banking, serta super apps BRImo, guna mendukung kemudahan pembayaran untuk berbagai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, BRI pun terus berinovasi menghadirkan berbagai solusi keuangan digital yang aman, relevan dan mudah diakses guna mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.



Jadi Pahlawan UMKM, BRI Sabet Penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau

Jadi Pahlawan UMKM, BRI Sabet Penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau


(anl/ega)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest