- Bursa saham dan mata uang emerging market Asia cenderungmenguat, didorong meredanya ketegangan geopolitik dan sikap lunak Presiden AS Donald Trump.
- Indeks MSCI Asia EM naik 0,7%, KOSPI cetak rekor, sementara pasar semikonduktor Korea Selatan dan Taiwan memimpin penguatan.
- Asia Tenggara ikut menguat, rupiah dan ringgit stabil hingga menguat seiring kebijakan suku bunga yang tetap akomodatif.
Ipotnews - Bursa saham dan mata uang emerging market Asia bergerak menguat menjelang akhir sesi perdagangan hari ini, Kamis (22/1).Perubahan sikap Trump menghidupkan kembali minat terhadap aset berisiko.
Indeks saham di kawasan melaju mendekati rekor tertinggi setelah Presiden AS Donald Trump melunakkan sikapnya terkait ancaman tarif terhadap Uni Eropa dan menepis kemungkinan merebut Greenland dari sekutu dengan kekuatan.
Laman Reuters melaporkan, hingga mendekati pukul 16:00 WIB, indeks MSCI saham emerging market Asia melonjak 0,7%. Indeks saham KOSPI, Korea Selatan mencetak rekor penutupan tertinggi, sementara indeks TAIEX Taiwan berakhir hanya beberapa poin di bawah level tertinggi sepanjang masa.
Indeks Asia Timur menguat seiring meredanya ketegangan geopolitik yang memungkinkan pasar kembali pada optimisme terhadap aset terkait kecerdasan buatan (AI).
"Pemulihan paling kuat terlihat pada kantong pasar yang sebelumnya sudah memiliki momentum bagus, terutama di pasar semikonduktor seperti Korea Selatan dan Taiwan," kata Rajat Agarwal, ahli strategi ekuitas Asia di Socit Gnrale.
"Selain perkembangan terkait dolar AS, kepercayaan baru terhadap belanja AI global serta permintaan dari para pemimpin industri jelas turut membantu pasar-pasar ini," imbuhnya seperti dikutip Reuters.
Indeks saham di Asia Tenggara turut menguat. Indeks saham STI Singapura dan IHSG Indonesia kembali melanjutkan pergerakan menuju rekor tertinggi sepanjang masa yang sempat dicapai awal bulan ini.
Saham KLCI Malaysia menguat tipis, sementara ringgit bergerak stabil pada Kamis setelah bank sentral negara itu mempertahankan suku bunga acuannya dan memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang solid tahun ini.
Nilai Tukar mata uang di kawasan juga menguat. Rupiah Indonesia melanjutkan kenaikan, menjauh dari level terendah sepanjang masa, setelah Bank Indonesia menahan suku bunga dan menegaskan upaya stabilisasi rupiah pada Rabu kemarin.
Ringgit berada di posisi 4,0420 per dolar AS, sementara saham Kuala Lumpur naik 0,6% dan mendekati level tertinggi tujuh tahun. Mata uang yang termasuk terkuat di Asia ini, telah meningkat hampir 0,5% sepanjang bulan ini setelah melonjak 9% pada 2025.
Pertumbuhan ekonomi yang kuat dan kinerja perdagangan yang mencetak rekor tahun lalu menegaskan fundamental ekonomi Malaysia yang solid, sekaligus mengurangi tekanan terhadap bank sentral untuk kembali memangkas suku bunga.
Bank Negara Malaysia (BNM) mempertahankan overnight policy rate di 2,75% sesuai ekspektasi, serta memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2025 berada di batas atas kisaran perkiraannya.
"Penahanan suku bunga ini sudah luas diantisipasi. Tidak ada perubahan besar dalam retorika pernyataan kebijakan, yang tetap mempertahankan sikap 'tepat dan suportif', pandangan inflasi yang jinak, serta pengakuan atas risiko pertumbuhan baik ke atas maupun ke bawah," ujar ekonom ANZ Krystal Tan. (Reuters)
Asia stock indexes and currencies at 0730 GMT
Country | FX Daily % | FX YTD % | Stock Index | Stock Daily % | Stock YTD % |
Japan | -0.35 | -1.36 | N225 | 1.7 | 6.65 |
China | +0.02 | +0.36 | SSEC | 0.14 | 3.87 |
India | +0.11 | -1.88 | NSEI | 0.37 | -3.36 |
Indonesia | +0.27 | -1.27 | JCI | 0.34 | 4.56 |
Malaysia | +0.07 | +0.37 | KLCI | 0.51 | 2.05 |
Philippines | +0.16 | -0.57 | PSEI | 1.08 | 5.71 |
South Korea | -0.22 | -2.01 | KOSPI | 0.87 | 17.52 |
Singapore | +0.03 | +0.14 | STI | 0.33 | 3.86 |
Taiwan | +0.07 | -0.53 | TAIEX | 1.60 | 9.61 |
Thailand | -0.51 | +0.29 | SETI | -0.69 | 3.87 |
Sumber : admin
Reprinted from indopremier_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.
Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.

Leave Your Message Now