IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan penghentian perdagangan efek alias suspensi atas delapan saham akibat lonjakan harga yang signifikan secara kumulatif. Dengan suspensi ini, maka saham-saham tersebut tidak bisa diperjualbelikan.
Saham-saham tersebut yakni PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) beserta waran (BAIK-W), dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE).
BEI Cabut Suspensi Dua Saham, NSSS Pindah ke Papan FCAKemudian ada saham PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), PT Indospring Tbk (INDS), PT Magna Investama Mandiri (MGNA) beserta waran (MGNA-W), dan PT Satu Visi Putra Tbk (VISI).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menilai, penghentian perdagangan efek untuk sementara ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan Bursa kepada investor. Suspensi berlaku di pasar reguler dan pasar tunai sesi I tanggal 21 Januari 2026 sampai dengan pengumuman lebih lanjut.
Saham RLCO ARA 16 Kali Berturut-turut, Besok Keluar dari Papan FCA"Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan," kata Aji, Selasa (20/1/2026).
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now