- Bursa saham emerging market bergerak bervariasi, dengan Korea Selatan, Indonesia, Singapura, dan Filipina mencetak rekor tertinggi baru.
- Indeks KOSPI melonjak 1,6% setelah Bank of Korea menahan suku bunga 2,50% dan memberi sinyal berakhirnya siklus pelonggaran.
- Sementara itu, won Korea melemah dan mata uang Asia lain cenderung datar di tengah kekhawatiran global terhadap independensi bank sentral AS.
Ipotnews - Bursa saham emerging market bergerak bervariasi menjelang akhir sesi perdagangan hari ini, Kamis (15/1). Indeks saham Korea Selatan, Indonesia, Singapura, dan Filipina mencatatkan rekor tertinggi baru, di tengah pergerakan nilai tukar mata uang yang relatif mendatar, sedikit di bahwa garis datar.
Laman Reuters melaporkan, mendekati pukul 15:30 WIB, indeks MSCI untuk saham emerging market Asia dan saham EM global turun dari level rekor yang dicapai pada sesi sebelumnya, masing-masing melemah sekitar 0,2%.
Di antara saham regional Asia Tenggara, bursa Indonesia dan Singapura mencatat rekor tertinggi, sementara saham Filipina mencapai level tertinggi sejak akhir Juli tahun lalu.
Indeks saham KOSPI, Korea Selatan mencatatkan rekor penutupan tertinggi setelah Bank of Korea menahan suku bunga 2,50% sesuai ekspektasi. BoK juga memberi sinyal berakhirnya siklus pelonggaran yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.
Indeks KOSPI ditutup melonjak 1,6%, hanya beberapa poin di bawah level kunci 4.800. Saham-saham produsen chip utama seperti Samsung Electronics dan pesaingnya, SK Hynix melaju.
BoK telah memangkas suku bunga secara kumulatif sebesar 100 basis poin sejak Oktober 2024 dengan memprioritaskan stabilitas keuangan.
Won Korea Selatan melorot hingga 0,6% ke level 1.473,40 per dolar AS, memangkas penguatan 1% pada sesi sebelumnya. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menuding nilai tukar won tidak sejalan dengan fundamental ekonomi negara itu.
"Kami menilai sinyal berakhirnya pelonggaran kebijakan belum tentu cukup untuk menahan depresiasi won Korea, dan kemungkinan dibutuhkan upaya terpadu dari Layanan Pensiun Nasional, Kementerian Keuangan, dan BoK, seperti pada Desember 2025," kata Shaun Lim, ahli strategi valas di Maybank,.
Gubernur BoK Rhee Chang-yong, dalam konferensi pers, mengatakan pembelian saham luar negeri terkait kecerdasan buatan (AI) oleh penduduk domestik menjadi pendorong utama pelemahan won.
"Boom AI yang berkelanjutan seharusnya juga berdampak positif bagi won Korea, namun sentimen sangat mudah berubah dan dapat berbalik seperti dikutip Reuters cepat, dengan mata uang kemungkinan menjadi yang pertama menanggung dampaknya," imbuh Lim.
Mata uang lain di kawasan cenderung bergerak datar, dengan dolar Taiwan menguat 0,2%, sementara rupiah Indonesia bergerak mendekati rekor terendah sepanjang masa di sekitar 16.970 per dolar AS.
Pasar juga mencermati retaknya hubungan antara pemerintahan Trump dan Ketua The Fed Jerome Powell. Penyelidikan pidana terhadap Powell memicu kekhawatiran baru terhadap independensi bank sentral dan mendorong para bankir sentral global menyatakan dukungan kepadanya. (Reuters)
Asia stock indexes and currencies at 0724 GMT
Country | FX Daily % | FX YTD % | Stock Daily % | Stock YTD % |
Japan | -0.16 | -1.29 | -0.42 | 6.08 |
China | +0.00 | +0.20 | -0.33 | 3.62 |
Indonesia | -0.15 | -1.24 | 0.17 | 4.64 |
Malaysia | -0.12 | +0.12 | -0.17 | 1.66 |
Philippines | -0.05 | -1.07 | 1.53 | 7.18 |
S.Korea | -0.56 | -2.22 | 1.58 | 13.84 |
Singapore | -0.09 | -0.23 | 0.18 | 3.77 |
Taiwan | +0.17 | -0.43 | -0.42 | 6.38 |
Thailand | -0.05 | +0.03 | 0.82 | -0.41 |
Sumber : admin
Reprinted from indopremier_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.
Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.

Leave Your Message Now