IDXChannel - Head of Investor Relations Bank Mandiri, Laurencius Teiseran membagikan strategi dalam mengelola portofolio investasi. Sebagai seorang profesional di pasar modal, ia mengaku lebih percaya diri menempatkan dananya di saham dibandingkan properti.
Laurencius menekankan pentingnya keseimbangan. Namun, dia tidak menyarankan investor untuk all-in di satu jenis saham saja.
Lampaui Target, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.931 TriliunDia juga menggunakan rumus alokasi 60-30-10 untuk menjaga portofolionya tetap tumbuh dan aman dari guncangan.
“Kalau saya punya dana Rp100 juta, saya akan bagi 60 persen di saham blue chip, 30 persen di second liner, dan 10 persen di third liner,” kata Laurencius dalam wawancara di podcast The Fundamentals. Menurut Laurencius, porsi 60 persen di saham blue chip berfungsi sebagai jangkar kestabilan.
Menhaj Ingatkan Penyelenggaraan Haji 2026 Masih Hadapi Tantangan BesarSaham di kategori ini cenderung rutin membagikan dividen dan memiliki volatilitas yang lebih rendah, sehingga cocok untuk investor yang sudah berkeluarga. Sementara itu, porsi 30 persen di saham lapis kedua (second liner) dan 10 persen di saham lapis ketiga ditujukan untuk mengejar pertumbuhan modal yang signifikan (multibagger), meski dengan risiko yang jauh lebih tinggi.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now