Tekanan Eksternal Berlanjut, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.758 per USD

avatar
· Views 1,158
Tekanan Eksternal Berlanjut, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.758 per USD
Tekanan Eksternal Berlanjut, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.758 per USD. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Selasa (6/1/2026) terpantau melemah. Melansir Bloomberg, kurs rupiah turun 18 poin atau 0,11 persen ke level Rp16.758 per USD.

Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan mata uang masih didominasi sentimen eksternal, pascapenangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Baca Juga:
Tekanan Eksternal Berlanjut, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.758 per USD Konflik Venezuela-AS Berdampak ke IHSG dan Rupiah? Ini Kata Purbaya

"Penangkapan Maduro, yang menurut Presiden AS Donald Trump dilakukan tanpa persetujuan Kongres, mengejutkan pasar global minggu ini. Trump mengisyaratkan bahwa AS akan mengambil alih kendali sementara Venezuela dan membuka industri minyak negara itu, mengundang perusahaan minyak besar Amerika untuk berinvestasi di negara tersebut," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Sementara itu, data ekonomi AS mengungkapkan bahwa bisnis manufaktur terus menunjukkan prospek yang suram. 

Baca Juga:
Tekanan Eksternal Berlanjut, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.758 per USD Tersengat Sentimen Geopolitik, Rupiah Melemah ke Rp16.740 per USD

Indeks PMI Manufaktur ISM AS untuk Desember 2025 turun menjadi 47,9, meleset dari perkiraan 48,3 dan turun dari 48,2 pada November. Hal ini menandakan penurunan lebih lanjut dalam aktivitas manufaktur. 

Angka tersebut menandai bulan kontraksi kesepuluh berturut-turut dan menggarisbawahi pelemahan yang terus-menerus di sektor ini. 

Baca Juga:
Tekanan Eksternal Berlanjut, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.758 per USD Gejolak Global Tekan Rupiah ke Rp16.725, Pasar Waspadai Arah The Fed

Selain itu, komentar dari Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari yang tetap bersikap hawkish, mengatakan bahwa inflasi tetap terlalu tinggi, memberi sinyal bahwa kebijakan moneter sekarang lebih dekat ke posisi netral. 

Dia juga menggambarkan pasar tenaga kerja berada dalam lingkungan "perekrutan rendah, pemecatan rendah", menunjukkan perputaran yang terbatas daripada penurunan yang nyata.

Halaman : 1 2

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest