Penangkapan Maduro Picu Sentimen Negatif Geopolitik, Rupiah Diprediksi Melemah

avatar
· Views 537
  • Rupiah melemah tipis pada awal pekan, diperdagangkan di Rp16.732 per dolar AS (turun 0,04%), dipicu sentimen negatif geopolitik global.
  • Penangkapan Presiden Venezuela Nicols Maduro oleh AS meningkatkan kekhawatiran geopolitik dan menekan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang.
  • Proyeksi pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran Rp16.650-Rp16.800 per dolar AS, menurut analis Doo Financial Futures.

Ipotnews - Kurs rupiah diprediksi melemah terhadap dolar di awal pekan ini, karena imbas sentimen negatif akibat penangkapan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat.
Mengutip data Bloomberg, pada Senin (5/1) pukul 09.15 WIB, rupiah sedang diperdagangkan pada level Rp16.732 per dolar AS, melemah 7 poin atau sekitar 0,04% dibandingkan penutupan Jumat (2/1) di posisi Rp16.725 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicols Maduro, memicu kekhawatiran geopolitik.
"Kondisi ini menekan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang. Range kurs rupiah hari ini di kisaran Rp16.650 - Rp16.800 per dolar AS," kata Lukman saat dihubungi Ipotnews pagi ini.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta keluarganya pada dini hari Sabtu (3/1). Penangkapan Maduro di kediamannya sendiri diiringi dengan ledakan yang dibuat Trump di ibu kota Venezuela, Caracas.
Dilansir dari Wall Street Journal, Trump dan para penasihat utamanya telah berbulan-bulan mengisyaratkan rencana mereka untuk menggulingkan Nicols Maduro . Namun, ketika hal itu akhirnya terjadi melalui Operasi Absolute Resolve, Washington dan Caracas terkejut oleh keganasan dan kecepatan serangan yang dilancarkan.
Para pejabat militer mengatakan kepada Trump bahwa kesalahan apa pun dalam misi yang rumit ini dapat mengakibatkan kegagalan yang memalukan, meskipun tuduhan utama ke Maduro ialah telah mengganggu keamanan nasional akibat tindakan pengedaran kokain, narkoba.(Adhitya/AI)

Sumber : admin

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest