IDXChannel - Ketidakpastian kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 masih membayangi prospek kinerja emiten tambang di tengah tren penguatan harga nikel global.
Adapun kontrak nikel forward tiga bulan di London Metal Exchange (LME) tercatat naik 5,2 persen sejak awal pekan ke level USD16.646 per ton pada 31 Desember 2025.
PGJO Bentuk Dua Anak Usaha Dagang Batu Bara dan NikelCapaian tersebut menjadi level mingguan tertinggi dalam sembilan bulan terakhir, sekaligus melanjutkan reli harga nikel yang telah menguat 13,5 persen secara bulanan (month-on-month/mom).
Kenaikan harga ini terutama dipicu oleh sinyal kebijakan pemerintah Indonesia yang berencana mengurangi pasokan nikel guna menopang harga di pasar global.
Masih Harinya Saham Tambang Nikel, INCO Pimpin KenaikanMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi adanya rencana pemangkasan produksi bijih nikel nasional pada 2026, meski belum merinci besaran pengurangannya.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now